Dalam artikel itu ditulis bila kejadian pelecehan terhadap personel JKT48 itu terekam oleh salah satu pengguna TikTok.
Dituliskan dalam artikel itu salah satu penggemar JKT48 menyodorkan tangannya ke arah bagian dada, saat tur Kota Solo pada 28 Juni lalu.
“Hal ini menjadi perhatian saya, lantaran beberapa waktu belakangan grup JKT48 diduga mengalami pelecehan seksual saat konser di mal yang menurut judul artikel terjadi di Solo,” tulis Gibran di unggahan akun Instagramnya.
“Namun sebenarnya kejadian tersebut bukan di mal Solo, namun pusat perbelanjaan di Kabupaten Sukoharjo @pemkabsukoharjo. Tentu bagaimana pun, perbuatan ini tidak bisa dibenarkan,” katanya.
Masih dalam unggahannya, Gibran berharap insiden yang mencoreng nama daerah seperti yang terjadi di Sukoharjo ini tidak terulang lagi di tempat mana pun.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait