Kondisi Sungai Bengawan Solo yang kembali tercemar limbah industri pengolahan ciu. (iNews/Septyantoro)

"Tadi ketinggian air di dalam penampungan yang sudah diolah masih di level 3,60 meter. Ini masih aman sampai sore hari," katanya. 

Meski demikian jika dibandingkan hari Selasa lalu, untuk kali ini kondisi air lebih pekat dan bau alkohol lebih kuat. Kasus dugaan pencemaran air Bengawan Solo yang menjadi salah satu sumber air yang diolah PDAM untuk konsumen, bukan pertama kali terjadi. Sebab pada tahun 2019 pernah terjadi kejadian serupa.

"Kalau tahun 2020 tidak ada kejadian seperti ini karena volume air cukup tinggi, sedangkan tahun 2019 volume air di Bengawan Solo kecil, jadi mengganggu operasional IPA Semanggi," katanya.

Suplai air dari Sungai Bengawan Solo berkontribusi 30 persen dari seluruh air yang disalurkan PDAM Solo kepada konsumen. Selain dari Sungai Bengawan Solo, PDAM Solo juga mengambil air dari sumur dalam dan Cokro. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network