Mensos Tri Rismaharini mengecek NIK warga yang melempar kertas protes tak pernah menerima bansos. (Yunibar)
Yunibar

BREBES, iNews.id - Seorang warga melempar kertas protes tak pernah menerima bansos saat Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja di Kantor Kepala Desa Padasugih Kecamatan/Kabupaten Brebes, Selasa (6/9/2022). Risma langsung mengejar warga tersebut.

Beruntung warga yang sempat lari langsung diamankan polisi. Risma lalu meminta petugas Kemensos untuk melakukan pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pelempar kerta yang diketahui bernama Tarjuslan (53), warga Kelurahan Padasugih Kecamatan Brebes ini  ternyata terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat program Bantuan Pangan Non Tunai  (BPNT) atas nama istrinya. Namun karena istrinya telah meninggal, Tarjuslan tidak lagi mendapatkan bantuan.

Atas kasus tersebut, Risma langsung menegur petugas pendamping Kemensos yang tidak melakukan update dan verifikasi. Karena sebagai keluarga miskin Tarjuslan juga berhak mendapatkan BLT BBM.

Guna mencegah agar tidak terjadi salah sasaran, Risma mengaku setiap hari melakukan revisi yakni dengan menindakelayakan atau mengusulkan penerima manfaat yang baru.

“Setelah dua minggu daerah mengusulkan, dalam satu minggu akan dilakukan verifikasi Kemensos dan data Dukcapil,” kata Risma.

“Masyarakat juga bisa melakukan usul dan sanggah melalui website Kemensos. Sehingga setiap saat jika tidak ditemukan penerima salah sasaran bisa langsung dicoret,” katanya.

Sejumlah warga penerima BLT BBM mengaku senang mendapatkan uang tunai Rp300.000 untuk dua bulan. “Meski kebutuhan pokok naik, BLT BBM bisa meringankan beban warga,” ujar Muryati.

Sementara, hingga Selasa 6 September, Kemensos telah menyalurkan 841.763 BLT BBM tahap 1 dan 2. Penyaluran tahap 1 dan 2 ditargetkan selesai dalam tiga pekan atau akhir bulan September.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT