Bagian garasi dan kamar mandi hancur sehingga penghuni memilih mengungsi demi keselamatan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang telah menerjunkan alat berat untuk mengevakuasi material longsor. Hingga kini, proses pembersihan masih berlangsung dan pemeriksaan kondisi talud di sekitar pemukiman terus dilakukan.
Petugas mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dengan intensitas tinggi, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait