Pesawat ATR 42-500 tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat menempuh perjalanan dari Kulonprogo, Yogyakarta, menuju Makassar. Pesawat ditemukan jatuh di medan berat Pegunungan Maros.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan di Sulawesi Selatan dilaporkan baru menemukan dua jenazah serta serpihan badan pesawat. Sulitnya medan dan cuaca di pegunungan menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi seluruh penumpang.
Dengan adanya data DNA dari Karanganyar ini, diharapkan identitas korban dapat segera terkonfirmasi secara ilmiah begitu jenazah berhasil dibawa turun dari lokasi jatuhnya pesawat.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait