Tradisi Saparan di Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus dilestarikan sebagai bagian dari Merti Dusun. (Foto: iNews Joglo Semar/ Taufik Budi).

Sementara itu, warga Dusun Wates, Gunawan Tri Rahmadi menuturkan bahwa Saparan merupakan peringatan merti dusun atau hari jadi desa yang rutin digelar setiap bulan Sapar berdasarkan penanggalan Jawa.

“Kalau Saparan ini ibaratnya hari jadi, hari jadi desanya sendiri itu kan pas mereka rata-rata jatuh di bulan Sapar. Makanya disebut Saparan,” kata Gunawan yang juga anggota DPRD Kabupaten Semarang.

Menurutnya, setiap dusun memiliki hari pelaksanaan yang berbeda. Khusus Dusun Wates, tradisi Saparan digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar.

“Dusun Wates ini harinya Senin Kliwon. Jadi setiap bulan Sapar, Senin Kliwon ini yang kita ambil sebagai hari merti dusunnya,” ujarnya.

Dia menyebut, konsep Saparan mirip dengan open house. Seluruh rumah warga terbuka bagi tamu yang datang, dan setiap tamu dipastikan menikmati hidangan sebelum pulang.

“Open house. Banyak tamu. Dan wajib makan,” kata Gunawan.

Menu yang disajikan di setiap rumah berbeda-beda sesuai kemampuan masing-masing keluarga. Namun, seluruh warga memiliki semangat yang sama, yakni memberikan jamuan terbaik kepada tamu.

“Setiap rumah beda-beda. Tapi rata-rata kalau kita ngomong sekarang ini adalah MBG (makan bergizi gratis) swadaya. Ini jelas makanan bergizi gratis bener-bener,” ujarnya.

Jumlah tamu yang datang pun tidak sedikit. Gunawan memperkirakan rumahnya dikunjungi lebih dari 400 orang, sementara secara keseluruhan jumlah tamu yang hadir di Dusun Wates mencapai ratusan hingga ribuan orang.

“Ya 400-an lebih lah. Di tempat saya tamu-tamu biasa berkunjung sampai dini hari nanti,” katanya.

Bagi masyarakat Dusun Wates, Saparan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan warisan budaya yang terus dijaga. Melalui kegiatan membersihkan lingkungan, menjamu tamu, makan bersama, hingga menyajikan jadah dan wajik, warga berupaya mempertahankan nilai kebersamaan, persatuan, dan rasa syukur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network