Warga berebut kepala kerbau dalam tradisi Lomban Syawalan Jepara 2026 di tengah laut. (Foto: ist)

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, bersama Wakil Bupati M Ibnu Hajar dan unsur Forkopimda turut hadir mengikuti prosesi. Bahkan, kapal perang Pulau Menjangan juga ikut memeriahkan perayaan budaya tersebut.

Menurut Witiarso, larung kepala kerbau merupakan simbol rasa syukur masyarakat kepada laut.

"Prosesi ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur, doa, dan harapan agar laut tetap memberikan keberkahan, keselamatan, serta hasil yang melimpah bagi masyarakat Jepara, khususnya para nelayan,” ucapnya.

Tradisi Lomban Syawalan disebut telah berlangsung lebih dari 1 abad dan menjadi identitas masyarakat pesisir Jepara. Selain memiliki nilai spiritual, tradisi ini juga memperkuat kebersamaan warga.

Ke depan, Pemkab Jepara berencana menambah atraksi air di sepanjang TPI Ujungbatu untuk menarik lebih banyak wisatawan. Selain itu, keterlibatan kapal perang dan wisatawan mancanegara akan terus ditingkatkan agar tradisi ini semakin mendunia.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network