Korban banjir bandang Pemalang, Sulastri menceritakan kisah pilu saat bencana menerjang desanya hingga harus merenggut nyawa sang suami. (Foto: iNews)

"Kami belum tahu harus bagaimana dan sampai kapan tinggal di sini (pengungsian). Rumah dan bengkel semua sudah habis," tutur Sulastri saat ditemui di pengungsian Kantor Kecamatan Pulosari. 

Banjir bandang di Desa Penakir mengakibatkan sedikitnya 10 rumah warga hanyut terbawa arus dan puluhan lainnya rusak berat. Hingga Minggu (25/1/2026), sebanyak 630 warga masih bertahan di tiga titik pengungsian utama yakni di Kantor Kecamatan Pulosari, Gedung NU, dan masjid. 

Para pengungsi mengaku masih trauma dan dilingkupi rasa takut akan adanya banjir susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah lereng Gunung Slamet tersebut masih terpantau sangat tinggi.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network