Truk bermuatan pasir melintasi Jalan Imam Suparto, tepatnya di Sigar Bencah, Meteseh, Tembalang, Kota Semarang, Kamis (7/10/2021). Foto: Ist.

SEMARANG, iNews.id Larangan melintas bagi truk di Jalan Imam Suparto, tepatnya di daerah Sigar Bencah, Meteseh, Tembalang, Kota Semarang belum sepenuhnya dipatuhi. Sejumlah truk nekat melintas pada jam larangan pada pukul 05.00-18.00 WIB.   

Rambu larangan melintas dipasang pihak terkait pascakecelakaan maut beberapa waktu lalu. Namun banyak truk yang nekat menerobos larangan. 

Hal ini dikeluhkan warga yang khawatir, kecelakaan yang menewaskan tiga orang pengendara kembali terulang. 

"Aturan itu (larangan truk melintas) diberlakukan untuk mengantisipasi kecelakaan. Tapi banyak truk yang nekat melintas pada jam larangan. Ini membuat pengguna jalan khawatir," kata Sigit (37) warga Meteseh, Tembalang, Kamis (7/10/2021).

Berkaca dari peristiwa yang telah terjadi, kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa di daerah Sigar Bencah sebagian besar disebabkan rem truk tidak berfungsi. Sebagai antisipasi, kemudian dipasang rambu larangan melintas bagi truk pada jam tertentu. 

"Itu merupakan upaya mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Sayangnya banyak sopir truk yang bandel dan nekat melintas di siang hari," ujarnya.


Editor : Ary Wahyu Wibowo

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network