PATI, iNews.id - Pernikahan tentu menjadi momen yang sakral dan istimewa bagi semua orang. Mereka pun ingin menghadirkan yang spesial agar terasa lebih bermakna dan bisa dikenang.
Seperti dilakukan pasangan pengantin Melandi Kurnia Putra dan Isnaeni Nur Maymunah di Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Kota, Pati Jawa Tengah ini, Rabu (20/2/2019). Sekilas, tidak ada yang berbeda dengan prosesi pernikahan lainnya. Pengantin pria tetap tampak tampan dan gagah, sementara mempelai wanita tampak anggun dan cantik. Namun jika dilihat lebih seksama, mempelai wanita ini terlihat lebih anggun setelah mengenakan gaun yang berbeda.
Gaun yang dikenakan Isnaeni ini ternyata berbahan dasar limbah plastik bekas. Butuh sekitar 500 lebih kantong plastik bekas yang digunakan mempelai perempuan ini untuk dirangkai menjadi gaun yang cantik. Prosesnya pun butuh waktu hingga satu bulan lebih.
Isnaeni mengaku terinspirasi membuat gaun daur ulang karena melihat banyaknya sampah kantong plastik. Dari situlah, Isnaeni berpikir untuk membuat menjadi gaun. “Saya yang nggarap gaun ini. Butuh waktu sebulan untuk membuat gaun dari kantong plastik,” kata Isnaeni yang merupakan kader lingkungan ini.
Kendati berbahan daur ulang sampah plastik, Isnaeni teta terlihat cantik di hari bahagianya itu. Dia berharap, setelah acara pernikahan ini bisa kembali membuat gaun-gaun lainnya dari bahan daur ulang.
“Saya juga berharap gaun yang saya pakai ini bisa menginspirasi masyarakat, bahwa gaun yang indah dan menarik tidak hanya dari bahan mahal, tapi dari limbah pun bisa menjadi gaun yang menarik dan manis,” katanya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait