Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan data terbaru terkait dampak bencana.
"Pemerintah Kabupaten Tegal telah menyiapkan rencana relokasi ke lahan milik Perhutani yang dinilai lebih stabil dan aman," kata Bupati Tegal, Jumat (6/2/2026).
Relokasi tersebut diharapkan menjadi solusi permanen agar warga tidak lagi terancam risiko bencana serupa.
Hingga saat ini, ribuan warga masih bertahan di empat posko utama sambil menunggu proses relokasi. Pemerintah menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana tanah bergerak di Tegal.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait