Tragedi ini bermula saat Syafiq melakukan pendakian "tektok" (mendaki-turun dalam sehari) bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Pemalang, pada Sabtu (27/12/2025).
Pada 29 Desember 2025, Himawan ditemukan selamat di sekitar Pos 9, namun Syafiq dinyatakan hilang kontak.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan operasi selama 18 hari di tengah medan ekstrem.
Hasilnya, 14 Januari 2026, Jenazah Syafiq akhirnya ditemukan di jurang kedua lereng Pos 7, dekat jalur pendakian Gunung Malang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait