Warga yang mendengar keributan kemudian berdatangan dan membantu menangkap keduanya. Situasi sempat memanas karena kedua terduga pelaku nyaris menjadi sasaran amuk warga sebelum akhirnya ditangkap.
Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi. Kedua orang yang diduga terlibat pencurian langsung diamankan dan diborgol.
Kepada warga, salah seorang terduga pelaku disebut mengaku baru pertama kali melakukan pencurian. Namun, sejumlah warga yang berada di lokasi menyebut keduanya diduga pernah terlihat dalam aksi pencurian di kawasan lain.
"Tangga itu buat dijual lagi," kata salah satu pelaku.
Keterangan tersebut kini dapat menjadi informasi bagi polisi untuk didalami. Polisi juga masih memeriksa saksi, mengidentifikasi barang bukti, serta menelusuri rekaman CCTV guna mengungkap kronologi dan keterlibatan kedua terduga pelaku.
Ketua RT 9, Barusari, Semarang Selatan, Dewinta mengatakan, warga masih menunggu proses pemeriksaan polisi untuk memastikan identitas dan status hukum kedua orang tersebut.
"Langsung dilaporkan (ke polisi) biar jera dan tidak terjadi lagi dan warning juga agar warganya lebih waspada," ucap Barusari.
Keberanian penjual es mengadang kendaraan dan kesigapan warga membuat upaya pelarian kedua terduga pelaku berhasil digagalkan. Keduanya kini berada dalam pengamanan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait