Sementara, Kepala SMPN 1 Karanganyar Tri Wulin Permatasari menyebutkan siswa yang bersangkutan tidak berangkat sekolah.
“Kami terus melakukan pendampingan dan diharapkan siswa kelas 9 tersebut terus sekolah seperti biasa. Sebenarnya antara siswa dan guru sudah saling memaafkan dan diharapkan masalah ini selesai dengan damai,” kata Tri Wulin.
Sebelumnya beredar video pemukulan siswa dan direkam oleh teman lainnya D. Kasus pemukulan ini langsung dilaporkan ke Polres Pekalongan dan masih dalam penyelidikan aparat penegak hukum.
Siswa tersebut dipukul guru di tengah lapangan dan sempat divideokan oleh siswa lain. Korban pemukulan saat ini masih merasakan pusing dan mual karena dipukul di beberapa bagian tubuh, seperti kepala dada dan perut. Siswa tersebut dipukul guru karena alasan tidak tertib dan membuat kegaduhan.
Sementara, aparat Polres Pekalongan masih melakukan penyelidikan dan sudah memanggil korban juga saksi serta oknum guru yang bersangkutan.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait