1 Tersangka Kasus Pengeroyokan di Pasar Kliwon Solo Ditangkap, 4 Masih Buron

Ahmad Antoni ยท Kamis, 01 Oktober 2020 - 16:10:00 WIB
1 Tersangka Kasus Pengeroyokan di Pasar Kliwon Solo Ditangkap, 4 Masih Buron
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna (Foto: iNews/Antoni Ahmad)

SEMARANG, iNews.id - Tim Resmob Satreskrim Polresta Surakarta kembali menangkap satu orang tersangka pengrusakan mobil dengan menggunakan batu di Pasar Metrodanan Pasar Kliwon, pada Senin (28/9/2020). Polisi masih memburu empat tersangka lain yang masih buron.

Tersangka berinisial TH 35), warga Dadapsari RT 2/03 Sangkrah, Pasar Kliwon Solo. Dia ditangkap di Mertodranan Pasar Kliwon Solo. Polisi masih memburu empat tersangka lain yaitu SJ, CP, WY, BG.

"Dari hasil penyelidikan kepolisian berhasil diungkap bahwa pelaku dengan temannya naik motor datang ke TKP dengan niat hendak membubarkan syiah di Mertodranan," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Kamis (1/10/2020).

Iskandar mengungkapkan, sesampainya di TKP, pelaku melempar mobil warna putih milik korban dengan batu bersama temannya sebanyak dua kali. Di tempat berbeda, tim Resmob Satreskrim Polresta Surakarta berhasil menangkap satu orang atas nama S alias Romdon (penggerebekan oleh Densus di Jepara), yang merupakan DPO kasus kekerasan oleh di Metrodanan Pasar Kliwon.

Secara keseluruhan dari awal penanganan kasus kekerasan di TKP Metrodanan Pasar Kliwon beberapa waktu lalu oleh penyidik Satreskrim Polresta Surakarta, jumlah tersangka secara keseluruhan sebanyak orang yaitu, BD, MI, MS, AN, ST, SR, AN alias HOHO, M alias Mitun, Wahyudi alias Lentho, T alias Tono, dan S alias Romdon (dijemput di Brimob Srondol oleh Tim resmob Satreskrim Polresta Surakarta).

Menurutnya, kasus ini telah ditangani oleh Resmob Satreskrim Polresta Surakarta dan mencapai tahap pelaksanaan rekonstruksi lanjutan untuk dua orang tersangka baru Tono dan Romdon serta penyelesaian berkas perkara untuk dua tersangka baru atas nama Tono dan Romdon.

"Sudah mencapai tahap rekonstruksi lanjutan dan penyelesaian berkas perkara untuk dua tersangka baru." katanya.


Editor : Nani Suherni