1 Warga Tewas Setelah Diserang Babi Hutan di Desa Windujaya Kabupaten Banyumas

Saladin Ayyubi ยท Rabu, 03 Juli 2019 - 08:59:00 WIB
1 Warga Tewas Setelah Diserang Babi Hutan di Desa Windujaya Kabupaten Banyumas
Warga menunjukkan lokasi kejadian saat warga diserang babi hutan di Desa Windujaya, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/7/2019). (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)

BANYUMAS, iNews.id – Duka menyelimuti keluarga Warsinah, korban amukan babi hutan di Desa Windujaya, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), Rabu pagi (3/7/2019). Warsinah, nenek berusia 70 tahun, meninggal dunia pada Selasa malam (2/7/2019) akibat diseruduk babi hutan.

Warsinah langsung dimakamkan pada Selasa malam di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat. Selain Warsinah, babi hutan itu juga menyerang dua warga lainnya, yaitu Maksum yang mengalami luka ringan dan Rahmat Suwaryo yang luka berat. Kini, kedua korban luka masih menjalani operasi di Rumah Sakit Islam Purwokerto.

Menurut warga yang melihat langsung di lokasi kejadian, saat itu korban yang berada di kebun sekitar 100 meter dari rumahnya, sedang mencari kayu bakar dan daun cengkih. Tiba-tiba, seekor babi hutan berukuran sangat besar datang menyeruduk hingga tiga kali dengan menggunakan taringnya.


Korban yang sudah tua tidak bisa berbuat banyak selain hanya pasrah. Sementara beberapa warga lain yang berada di sekitar lokasi kejadian tidak bisa berbuat banyak. Mereka terpaksa melarikan diri.

“Celengnya (babi hutan) Cuma satu, tapi gede banget dan langsung nabrak, nyeruduk dengan taringnya,” kata saksi kejadian, Kuswadi.

Saksi lainnya, Amin Mustofa mengatakan, mereka yang datang ke lokasi tidak bisa langsung membantu dan mengevakuasi korban karena masih berusaha menyerang korban. Bahkan, banyak warga yang memanjat pohon untuk menyelamatkan diri dari serangan babi hutan itu.

”Waktu kami datang ke sini, posisi babi hutan masih menyerang. Jadi, kami tidak bisa langsung membantu atau mengevakuasi korban. Masih banyak juga warga yang berusaha menyelamatkan diri dengan naik ke pohon. Kami juga tidak membawa senjata ke sini sehingga Cuma bisa secepatnya mengevakuasi para korban,” kata Amin Mustofa.

Atas kejadian ini, warga dibantu aparat setempat masih memburu babi hutan tersebut yang diduga masih berada di sekitar lingkungan permukiman. Babi hutan itu juga sebelumnya sempat masuk ke rumah warga di Dusun Peninis, Desa Windujaya, Kecamatan Kedung Banteng. Warga berharap babi hutan ini bisa segera ditangkap karena sudah memakan korban jiwa.

Editor : Maria Christina