11 Demonstran Omnibus Law di Semarang Positif Covid-19

Agregasi Solopos ยท Sabtu, 17 Oktober 2020 - 12:34 WIB
11 Demonstran Omnibus Law di Semarang Positif Covid-19
Demo menolak Omnibus Law. (dok iNews.id)

SEMARANG, iNews.id - Sebanyak 11 orang demonstran yang mengikuti demo menolak Omnibus Law di Semarang, Jawa Tengah positif terjangkit Covid-19. Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena masih dilakukan penelusuran oleh dinas kesehatan.

"Dari klaster demo itu ada 11 orang yang dinyatakan positif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakim di Semarang, Sabtu (17/10/2020).

Menurutnya, sebelas demonstran yang terpapar Covid-19 itu merupakan pekerja dari dua perusahaan yang mengikuti demo Omnibus Law beberapa hari lalu.

Ditemukannya kasus Covid-19 dari peserta demo tersebut bermula dari rapid test yang digelar dua perusahaan yang pekerjanya mengikuti demo. Dari rapid test itu ditemukan beberapa yang reaktif Covid-19. Selanjutnya mereka yang reaktif dilanjutkan tes swab hingga ditemukan 10 orang yang positif.

"Awalnya 10 orang yang ikut demo. Terus dilakukan tracing ketemu satu lagi, jadi 11 orang," tuturnya.

Dia mengatakan, kasus Covid-19 dari klaster peserta demo Omnibus Law tersebut saat ini telah ditangani. Sebelas orang yang positif tersebut berkategori Orang Tanpa Gejala (OTG), sehingga dilakukan isolasi mandiri.

"Mereka dikarantina di rumah dinas Wali Kota Semarang," tuturnya.

Menurutnya kasus Covid-19 dari klaster peserta demo ini menjadi peringatan penting bagi penanganan pandemi di Kota Semarang.

Dia menyarankan bagi buruh atau siapa pun yang ingin menyuarakan aspirasi untuk lebih berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kalau bisa demo melalui perwakilan saja," tuturnya.


Editor : Reza Yunanto