16 Warga Brebes Alumni Ijtima Ulama Positif Corona, Ganjar: Dinkes Kejar Sampai Dapat

Ahmad Antoni, Sindonews ยท Rabu, 06 Mei 2020 - 15:20 WIB
16 Warga Brebes Alumni Ijtima Ulama Positif Corona, Ganjar: Dinkes Kejar Sampai Dapat
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kadis Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Kabar 16 warga Brebes alumni Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi perhatian khusus Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. Dia pun meminta semua peserta Ijtima Ulama yang berasal dari Jateng untuk segera melapor.

Sebelumnya, satu orang yang berasal dari klaster sama di Brebes lebih dulu dinyatakan positif di Brebes. Sehingga total saat ini ada 16 orang alumni Ijtima Ulama Gowa di Brebes yang positif.

"Saya minta sekali lagi, untuk kesekian kalinya kepada kawan-kawan yang kemarin ikut ijtima ulama di Gowa. Tolong betul-betul mendaftar dan melapor agar bisa dilakukan penanganan dengan cepat," kata Ganjar ditemui di rumah dinasnya, Rabu (6/5/2020).

Ganjar menyebutkan, Brebes satu-satunya daerah yang masih kuning karena belum ada kasus positif covid-19. Saat ini, daerah itu sudah menjadi merah dan penyebabnya klaster Gowa.

"Klaster Gowa ini akan menjadi perhatian kami. Saya meminta Bupati/Wali Kota dan khususnya Dinas Kesehatan masing-masing daerah untuk mencari, mengejar sampai dapat mereka-mereka yang kemarin ikut ijtima ulama Gowa. Cari betul-betul, agar bisa dicek kesehatannya," ucapnya.

Dari data sementara yang didapat, Ganjar menerangkan bahwa ada sekitar 1.500 warga Jateng yang mengikuti Ijtima Ulama di Gowa. Meski acara dibatalkan, mereka sudah terlanjur sampai di lokasi itu.

"Saya mohon kepada siapapun panjenengan yang kemarin ikut ke Gowa, tolong bantu kami dengan lapor dan mengkarantina diri. Sebab kalau tidak, ini bisa menjadi outbreaks baru di Jateng," ucapnya.

Ganjar mengatakan akan bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk menyelesaikan masalah ini. Pihaknya juga akan membentuk tim khusus untuk mencari mereka yang mengikuti acara Ijtima Ulama Gowa.

"Termasuk kami memanfaatkan program Jogo Tonggo untuk bisa membantu memberikan informasi apakah di desanya masing-masing ada orang-orang itu," ucapnya.


Editor : Nani Suherni