2 Orang Tewas Keracunan Timus Ubi di Tegal, Diduga akibat Tepung Aci Kedaluwarsa

Yunibar ยท Jumat, 27 Desember 2019 - 12:00 WIB
2 Orang Tewas Keracunan Timus Ubi di Tegal, Diduga akibat Tepung Aci Kedaluwarsa
Kondisi Umi Nuroh, pembuat timus goreng membaik meski masih dirawat di rumah sakit akibat keracunan timus yang dibuatnya. (Foto: iNews/Yunibar)

TEGAL, iNews.id – Keracunan massal akibat konsumsi timus, makanan olahanan ubi terjadi di Tegal, Jateng pada Kamis (26/12/2019). Korban menduga tepung aci atau tepung tapioka yang menjadi komponen pembuat timus sebagai penyebab keracunan massal yang menewaskan dua orang tersebut.

Hal itu disampaikan korban bernama Umi Nuroh yang juga menjadi pembuat makanan tersebut. Umi Nuroh kini masih dirawat di RSI Muhammadiyah Singkil Adiwerna Tegal, Jumat (27/12/2019).

“Saya buat timus itu, ubi saya kupas lalu dikukus. Setelah itu dihancurkan dan dikasih gula pasir serta tepung terigu, lalu dijadikan timus. Setelah digoreng hancur, saya icipin masih enak, lalu kami kasih tepung aci, cuma dioleskan. Saya menduga keracunan akibat tepung aci itu,” katanya ketika ditemui di rumah sakit.

BACA JUGA: 11 Warga Tegal Keracunan Timus Ubi, 2 Orang Tewas

Umi mengatakan tepung aci itu sudah tidak digunakan dalam waktu satu bulan. Sehingga menurutnya keracunan massal itu terjadi akibat penggunaan tepung aci kedaluwarsa tersebut.

Sementara itu Humas RSU Muhammadiyah Singkil Adiwerna, Iyus Fairus Isfandiari mengatakan hingga hari ini masih ada dua pasien yang dirawat akibat keracuna massal itu. Dia mengatakan saat dibawa ke rumah sakit itu, kondisi pasien lemah dan mengalami dehidrasi.

“Kami menerima lima pasien akibat kejadian itu, tiga langsung menjalani rawat inap dan dua menjalani rawat jalan di instalasi gawat darurat. Sementara dua orang meninggal pada Kamis dini hari dan pada pukul 10.00 WIB,” katanya.

BACA JUGA: Ratusan Warga Tinggi Raja Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus Pilkades

Sebelumnya 11 warga termasuk Umi Nuroh mengalami keracunan usai menyantap makanan olahan ubi jalar, timus pada Rabu (25/12/2019) siang. Dua orang dinyatakan meninggal akibat kejadian itu yaitu pekerja knalpot yang bekerja di rumah Umi Nuroh. Yaitu Eggi Supendi (25) warga Desa Setu dan Suwarno (32) Warga Purbasana.

Keduanya kini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Polisi masih terus menyelidiki penyabab utama keracunan massal yang mengakibatkan dua orang tewas. Petugas Dinas Kesehatan Tegal telah mengambil sampel timus untuk dilakukan uji laboratorium.


Editor : Rizal Bomantama