2 Pengemudi Mobil yang Balapan di Underpass Kulonprogo Dijerat Pasal Berlapis

Kuntadi · Rabu, 19 Februari 2020 - 16:29 WIB
2 Pengemudi Mobil yang Balapan di Underpass Kulonprogo Dijerat Pasal Berlapis
Dua mobil yang balapan di underpass Kulonprogo, Yogyakarta (Foto: iNews/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Dua pengemudi mobil yang videonya viral di underpass Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Yogyakarta-YIA), dijerat pasal berlapis. Mereka melanggar aturan kecepatan maksimal berlalu lintas di underpass.

Kapolres Kulonprogo AKP Tartono mengatakan ada tiga pelaku dalam kasus ini. Mereka yakni KDJ alias Boy (50) warga Salam, Magelang, pengemudi Honda Civic dengan Nopol AA 7087 QK. Kemudian BH (27) warga Pajangan Bantul yang mengemudikan Honda Civic AB 1409 TI dan AN (27) warga Musirawas Utara, Sumsel yang merekam video.

Mereka memanfaatkan fasilitas jalan di underpass YIA untuk pembuatan video sebagai persiapan Jambore CIVIC FD Squad se-Indonesia. Niatnya mempromosikan pariwisata di Kulonprogo. Namun dalam aktivitasnya, mereka melanggar rambu persyaratan teknis, seperti knalpot blombongan dan tidak mengenakan sabuk pengaman.

"Mereka lima kali memacu kendaraan dari timur ke barat dan putar balik ke timur," kata Tartono, di Mapolres Kulonprogo, Rabu (19/2/2020).

Atas perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 287 (2) pelanggaran rambu, pasal 286 (3) pelanggaran persyaratan teknis dan laik Jalan serta Pasal 289 (1) pelanggaran sabuk keselamatan UU lalulintas.

"Mereka telah ditilang dan pelanggar akan sidang tilang di PN wates," ujarnya.

Tartono memastikan, video ini dibuat untuk penyaluran kreativitas. Bukan ugal-ugalan dan kebut-kebutan di jalanan ataupun balap liar. Video promosi ini juga akan ditampilkan di acara munas komunitas di Kediri dan acara touring di Pantai Glagah, Kulonprogo.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang memiliki agenda kegiatan serupa agar berkoordinasi dengan kepolisian. Untuk kegiatan positif, polisi akan mendukung dan mengamankan kegiatan.

"Jika itu untuk kreativitas dan mengangkat potensi, kita pasti akan mengawal dan mengamankan. Karena itu tugas Kita," ucap Tartono.

Tiga orang pelaku, ikut hadir dalam klarifikasi ini. Bahkan sejumlah rekannya ikut mendampinginya. Pengemudi Honda Civic, KDJ mengaku salah dan meminta maaf kepada masyarakat yang resah atas video tersebut. Dalam membuat video dan melakukan pengambilan gambar mereka tidak meminta ijin.

"Kami melakukan secara spontan dan tidak kebut-kebutan seperti yang diberitakan di berbagai media," kata KDJ.


Editor : Nani Suherni