20 Contoh Majas Repetisi dalam Bahasa Indonesia, Simak Penjelasan Singkatnya!

Ami Heppy S ยท Sabtu, 24 September 2022 - 22:13:00 WIB
20 Contoh Majas Repetisi dalam Bahasa Indonesia, Simak Penjelasan Singkatnya!
Contoh Majas Repetisi (Foto: Getty Images)

JAKARTA, iNews.id - Contoh majas repetisi berikut ini bisa menjadi bahan referensi belajar bagi siswa. Mengutip laman Balai Bahasa Jawa Tengah, majas adalah gaya bahasa yang digunakan oleh penulis dengan menggunakan kiasan atau konotasi.

Sedangkan majas repetisi sendiri merupakan gaya bahasa yang diungkapkan dengan cara pengulangan kata, frasa, maupun klausa yang dianggap penting pada suatu kalimat. Pengulangan kata tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menegaskan hal atau maksud yang ingin disampaikan. 

Adapun pengulangan tersebut bisa berada di bagian depan, tengah maupun akhir dalam sebuah kalimat. Pengulangan kata pada majas repetisi memiliki makna yang sama, baik itu pada kalimat pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa menyimak contoh majas repetisi berikut ini.

Contoh Majas Repetisi

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah sejumlah majas repetisi yang bisa kamu jadikan bahan belajar.

1. Meski kondisi sulit, kita harus tetap bersyukur, bersyukur dan terus bersyukur.
2. Jika ingin wawasanmu luas maka seringlah membaca, membaca dan membaca.
3. Kamu harus terus belajar, belajar, dan belajar agar dapat lulus ujian masuk PTN.
4. Kedua orang tuaku selalu mengaturku, kamu beginilah, kamu begitulah, kamu inilah, kamu itulah, kamu, dan kamu.
5. Dia terus saja berteriak, berteriak dan berteriak karena ia sedang senang.
6. Yang ia lakukan setiap harinya hanyalah tidur, tiru, dan tidur terus.
7. Aku sudah bilang, bahwa hanya kamu, kamu, kamu, dan kamu yang ada dalam hatiku.
8. Setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik aku selalu memikirkan ucapan terakhirnya di telepon.
9. Selama sakit dia selalu saja memanggil ibu, ibu, dan ibu dalam tidurnya.
10. Aku sudah lelah mengingatkanmu, berkali-kali kukatakan jangan bertindak gegabah, berkali-kali pula kukatakan jangan bertindak dengan emosi, dan berkali-kali pula kukatakan perbaiki cara bicaramu ke orang lain.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: