3 Bulan Nganggur, Pekerja Seni di Batang Diizinkan Manggung di Acara Hajatan

Suryono Sukarno ยท Senin, 15 Juni 2020 - 21:29 WIB
3 Bulan Nganggur, Pekerja Seni di Batang Diizinkan Manggung di Acara Hajatan
Bupati Batang Wihaji saat menemui pekerja seni. (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

BATANG, iNews.id - Komunitas Paguyuban Entertainment Batang Bersatu (KPEBB) mendatangi kantor Bupati Batang, Senin (15/6/2020). Kedatangan mereka untuk meminta kelonggaran bagi para pelaku seni agar bisa pentas karena terlalau lama menganggur, sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.

Ketua Paguyuban Entertaintment Batang Bersatu, Sunarno mengatakan, selama pendemi corona (Covid-19) semua aktivitas kesenian mulai seni tradisional, orkes, sound system, rias manten hingga penyewaan dekorasi berhenti total.

“Di masa new normal ini, kami (paguyuban) minta dukungan supaya pemda bisa memberi kelonggaran dalam beraktivitas namun tidak meninggalkan protokol kesehatan,” kata Sunarno seusai pertemuan dengan Bupati Batang Wihaji.

Dia mengatakan, dasil dari audiensi usalan didukung dan diterima oleh Bupati Wihaji. “Karena itu, hari Rabu nanti akan dilanjut lagi dalam mempersiapan perangkat selama konser,” ucapnya.

Bupati Batang, Wihaji mengaku sangat berempati terhadap usaha dari Paguyuban Entertainment Batang Bersatu dalam menyambung hidupnya selama pandemi Covid-19.

Mereka bahkan terpaksa ada yang sampai menjual peralatan yang biasa digunakan untuk manggung seperti sound system, keyboard, gong dan sebagainya.

Dari usulan para pelaku seni dan hiburan, Wihaji sepakat pekan depan kegiatan pentas dan hajatan manten boleh digelar akan tetapi dengan syarat protokol kesehatan wajib dilaksanakan.

“Dalam minggu ini para pengurus diundang lagi untuk membahas teknis pelaksanaan dalam persiapan new normal,” katanya.

Kelonggaran yang diberikan tersebut nantinya mengacu pada status di masing-masing desa bukan tingkat kecamatan. Desa tersebut masuk zona hijau, kuning, atau merah.

“Manakala di suatu desa zona merah artinya tidak bisa dilaksanakan kegiatan apa pun,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki