5 Nelayan Tenggelam di Pantai Goa Manik Jepara, 3 Ditemukan Tewas  

Taufik Budi · Minggu, 10 Mei 2020 - 19:03 WIB
5 Nelayan Tenggelam di Pantai Goa Manik Jepara, 3 Ditemukan Tewas   
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad nelayan yang tenggelam di Pantai Goa Manik, Jepara. (Foto: iNews/Taufik Budi)

JEPARA, iNews.id – Tiga dari lima nelayan yang tenggelam saat sedang menjaring ikan di Pantai Goa Manik, Jepara ditemukan meninggal, Minggu (10/5/2020).

Ketiga jasad nelayan tersebut yakni, Sutrisno, Sumantri, dan Eko. Ketiga korban ditemukan tim SAR gabungan di sekitar pantai tersebut.


 
"Jadi tim SAR gabungan telah menemukan Sutrisno, Sumantri, dan Eko. Sedangkan Susanto masih dalam pencarian," ungkap Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, Minggu (10/5/2020).

 

Nur Yahya mengatakan, jasad Sutrisno ditemukan pada pukul 12.00 WIB kurang lebih 1 mil dari lokasi ke arah timur. Sedangkan, Sumantri ditemukan pukul 13.30 WIB kurang lebih 2 mil dari lokasi ke arah timur. Sementa Eko ditemukan pukul 16.12 WIB kurang lebih 2 mil arah barat.

 

“Ketiga korban yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke rumah duka. Sore ini pukul 17.00 WIB operasi SAR dihentikan sementara dan dilanjut esok hari,” kata dia.

Menurut Nur Yahya, pencarian akan dilanjutkan Senin (11/5/2020). Tim akan dibagi dua regu, yakni tim pertama penyisiran ke arah timur kurang lebih 2 kilometer menuju Benteng Portugis, dan tim kedua menyisir ke arah barat kurang lebih 2 kilometer menuju Goa Manik.

“Semoga besok cuaca cerah dan Susanto dapat kami temukan," kata Yahya.

 

Peristiwa nahas itu bermula saat kelima nelayan yang berasal dari Dukuh Juwet Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo, Jepara, sedang menjaring ikan 100 meter dari bibir Pantai Goa Manik. Tiba-tiba, mereka dihantam ombak.

Kelimanya hanyut diterjang ombak, beruntung salah satu korban bisa diselamatkan warga sedangkan empat lainnya hilang ditelan ombak.

Adapun identitas kelima korban yakni, Andika (22) selamat. Sedangkan Sutrisno (23), Sumantri (35), dan Eko (40) ditemukan meninggal. Sementara Susanto (28) hingga kini belum ditemukan.


Editor : Kastolani Marzuki