70 Persen Milenial dan Gen Z Getol Bikin Konten Edukasi lewat TikTok Selama Pandemi Covid

Ahmad Antoni ยท Jumat, 16 Oktober 2020 - 08:37 WIB
70 Persen Milenial dan Gen Z Getol Bikin Konten Edukasi lewat TikTok Selama Pandemi Covid
Ilustrasi konten edukasi di aplikasi TikTok

SEMARANG, iNews.id - Sebanyak 70 persen milenial dan generasi Z (Gen Z) saat ini getol membuat konten edukasi di platform distribusi video singkat TikTok. Mereka mulai aktif di TikTok selama pandemi Covid-19.

Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang besar terutama kepada generasi muda. Dilansir dari laporan Deloitte Global Millennial Survey 2020, lebih dari 70 persen milenial dan Gen Z mengatakan pandemi telah menginspirasi mereka mengambil langkah positif dan memiliki tekad untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Hal ini tercermin dipesatnya konten berbasis edukasi di TikTok yang mendapatkan tontonan lebih dari 20 miliar views untuk tagar #SamaSamaBelajar.

"Semakin banyaknya konten edukasi di TikTok berpengaruh kepada keberagaman kreator serta konten yang ada di TikTok," kata Angga Anugrah Putra, Head of Users and Content Operations, TikTok Indonesia dalam konferensi pers daring, Kamis (15/10/2020).

"Oleh karena itulah, kami berkomitmen untuk selalu mendukung perkembangan kualitas kreator, melalui tips dan juga kompetisi yang mendorong mereka untuk menghasikan konten yang semakin bagus dan informatif," ujarnya.

Beberapa tips yang dapat diterapkan kreator untuk menghasilkan konten yang lebih berkualitas di TikTok antara lain membuat video yang menonjol dengan menggunakan tampilan vertikal, caption video yang menarik dan bisa menambah konteks video. Mereka juga bisa memakai efek kreatif, efek suara, serta musik yang sedang trending.

Menurutnya, TikTok juga mendorong kreator untuk bereksperimen dan pelajari video seperti apa yang mendapatkan paling banyak engagement dan buat konten serupa lebih banyak lagi, dan juga mengikuti tantangan atau tagar yang sedang ramai diikuti.

“Informasi-informasi seputar kedokteran sangat mudah terjadi distorsi dan misinformasi bila diberikan secara tidak tepat” kata Yessica atau dikenal dengan dokter Ziee yang merupakan salah satu kreator edukasi di TikTok.

"Dengan menggunakan fitur lagu dan mengikuti berbagai challenge yang sedang trend di TikTok, saya bisa menyampaikan tips-tips seputar kesehatan kulit dan estetika dengan format yang mudah dipahami dan tepat," ucapnya.

Sebagai informasi, kompetisi #TikTokPintar yang saat ini sedang belangsung dapat menjadi ajang untuk kreator menunjukkan kreativitasnya dan meningkatkan kualitas videonya.

Untuk mengikuti kompetisi ini, pengguna TikTok dapat mengunggah konten berdurasi 15-160 detik dengan tema pengetahuan umum, bahasa asing, fakta seru, motivasi, bisnis, tips dan tutorial, DIY, life hacks dan IPTEK.

Pengguna disarankan menggunakan berbagai fitur kreatif dari TikTok dan menambahkan tagar #SamaSamaBelajar dan #TikTokPintar pada caption videonya. Kompetisi dimulai sejak tanggal 1 Oktober hingga 28 Oktober 2020 dengan hadiah total senilai Rp 400 juta dan hadiah menarik lainnya untuk para pemenang kompetisi.


Editor : Nani Suherni