Ahli Geodesi ITB: Persoalan Utama Rob dan Banjir di Pesisir Jateng adalah Penurunan Tanah

Ahmad Antoni ยท Rabu, 01 September 2021 - 18:50:00 WIB
Ahli Geodesi ITB: Persoalan Utama Rob dan Banjir di Pesisir Jateng adalah Penurunan Tanah
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Semarang, Sabtu (6/2/2021). Salah satunya di kampung Kuningan, Semarang Utara. (iNews/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id - Sejumlah ahli Geodesi dari Institut Teknologi Bandung (ITB)  mengatakan bahwa penanganan rob dan banjir di wilayah pesisir Jawa Tengah sudah on the treck. Sejumlah solusi baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang sudah dilakukan.

"Penanganan rob dan banjir di Jateng ini sudah on the track. Upayanya sudah berlangsung bagus, namun tetap harus ada penguatan lagi agar lebih optimal," kata salah satu ahli Geodesi ITB, Heri Andreas, saat berkunjung ke rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Rabu (1/9/2021).

Pertemuan ahli Geodesi ITB dengan Ganjar membahas banyak hal terkait penanganan persoalan rob dan banjir yang melanda pesisir Jateng, seperti Pekalongan, Semarang dan Demak.

Salah satu upaya penanganan banjir dan rob di Jateng, lanjut Heri, adalah pembangunan tanggul. Menurutnya, mau tidak mau tanggul adalah solusi sementara untuk mengatasi rob dan banjir di Jateng.

"Sudah ke arah yang tepat penanganannya, ada tanggul tol Demak dan tanggul di Pekalongan. Upayanya itu, tinggal dikemas lebih baik lagi sehingga hasilnya lebih optimal," ujarnya.

Dia mengatakan, persoalan utama rob dan banjir di pesisir Jateng adalah penurunan tanah. Dari sejumlah penelitian, penurunan tanah di pesisir Jateng bisa mencapai 10 cm per tahun.

"Sehingga tadi kami sepakat dengan pak Ganjar, bahwa kita harus mengendalikan penurunan tanahnya. Caranya sudah ada, yakni mulai pengurangan eksploitasi air tanah," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: