Alasan Dewa 19 Gunakan Stadion Manahan Konser Agustus 2023, Mampu Tampung Banyak Penonton
SOLO, iNews.id -Dewa 19 akan mengunakan Stadion Manahan Solo sebagai lokasi konser, Agustus 2023. Stadion Manahan Solo dinilai mampu menampung banyak penonton.
Direksi Redline Kreasindo Rionaldo Liputo selaku promotor konser menjelaskan, pemilihan stadion Manahan sebagai lokasi konser karena kapasitas stadion yang dinilai mampu menampung penonton dalam jumlah besar.
Dia mengatakan, jika konser Dewa 19 di JIS dihadiri 70.000 penonton, namun di Stadion Manahan kemungkinan mampu menampung 35.000-40.000 penonton.
"Baladewanya besar. Surabaya mewakili Jawa Timur. Solo mewakili Jawa Tengah. Sisanya di Bandung dan Jakarta. Jadi kami main di lima kota itu," ujar Rionaldo setelah bertemu Gibran di Balai Kota Solo, Selasa (4/4/2023).
Saat ini, kata dia sedang mengurus proses perizinan penggunaan Stadion Manahan dan menunggu arahan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
"Konsepnya Dewa All Stars, jadi kolaborasi Dewa Indonesia sama Dewa yang di Amerika. Kami bawa ke Solo dan menjadi titik pertama," ucapnya.
Dia mengungkapkan, menyesuaikan periode renovasi Stadion Manahan mengingat renovasi tetap berjalan meskipun Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia batal.
"Setiap daerah harga tiketnya berbeda-beda, namun terjangkau. Gak jauh beda dengan JIS mulai Rp150.000 sampai Rp500.000,” katanya.
Sebelum menggelar konser di Stadion Manahan Solo, Redline Kreasindo akan menggelar A Night at The Orchestra chapter 4 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Sabtu (27/5/2023). Sejumlah musisi yang ikut tampil, yakni Ari Lasso, Virzha, Ello, Mulan Jameela, Ardhito Pramono.
Sejauh ini, lanjut dia penjualan tiket di Solo tergolong bagus hampir 60%. “Kemarin habis gajian beli tiket, mungkin habis pencairan THR banyak pembelian tiket. Solo cepet, aman,” katanya.
Dia menyampaikan, konser Dewa 19 Agustus 2023 kemungkinan tidak ada Once Mekel karena Ahmad Dhani mempertimbangkan untuk mengenalkan musisi lainnya, antara lain Ardhito dan Sandhy Sondoro.
“Orchestra ini memang bukan khusus untuk Dewa 19,” ucapnya.
Editor: Kurnia Illahi