Antisipasi Penyebaran Omicron, Binda Jateng Vaksinasi Booster Door to Door
SEMARANG, iNews.id - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah menggelar vaksinasi massal booster door to door di 14 daerah di Jateng. Diantaranya Kabupaten Semarang, Banyumas, Purbalingga, Brebes, Pekalongan, Pemalang, Temanggung, Kebumen, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Kendal, Grobogan dan Kota Salatiga.
Kegiatan Ini bagian dari upaya Binda Jateng dalam mendukung percepatan pembentukan kekebalan komunal masyarakat serta mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron di Jateng.
Adapun target vaksinasi booster sebanyak 2.100 orang. Sedangkan target peserta vaksinasi massal anak dan masyarakat di 14 daerah tersebut sebanyak 15.000 orang.
Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan, konsep door to door untuk mendekatkan pelayanan vaksin kepada masyarakat. Terutama pelayanan terhadap masyarakat berkebutuhan khusus serta memudahkan. "Ini untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksin," katanya.
Terkait vaksinasi anak usia 6 - 11 tahun, Sondi Siswanto menyatakan, ini untuk mendukung terselenggaranya pembelajaran tatap muka serta melindungi anak dari penyebaran Covid-19. "Vaksinasi baik booster, anak usia 6 - 11 tahun dan masyarakat, kami laksanakan secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya sepeserpun," ujarnya.
Menurutnya, vaksinasi booster diperuntukkan untuk masyarakat umum minimal berumur 18 tahun serta telah mendapatkan vaksin lengkap enam bulan sebelumnya.
Masyarakat yang telah memenuhi kriteria, dapat mencari informasi ke faskes terdekat untuk mendapatkan vaksin booster. "Vaksin booster diperlukan ditengah antibodi Covid-19 yang semakin melemah setelah sekian lama mendapatkan vaksin," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Barukan 02 Tengaran, Kabupaten Semarang, Sugiyarti menyatakan, siswa SDN Barukan 02 antusias untuk mengikuti vaksinasi. Sampai hari ini, sebanyak 95 siswanya sudah mendapatkan vaksin lengkap, yakni dosis 1 dan 2.
"Jumlah murid SD Barukan 02 sebanyak 97 orang. Pada vaksinasi dosis 2 yang digelar oleh Binda Jateng ini, ada dua siswa yang tidak bisa hadir karena sakit. Nantinya, jika sudah sehat dua siswa tersebut akan vaksin dosis 2 di Puskesmas Tengaran," katanya.
Editor: Ahmad Antoni