get app
inews
Aa Text
Read Next : KA Kamandaka Mogok di Pintu Pelintasan Purwokerto, Jalur Mudik Macet Total

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Segini Jumlah Kendaraan yang Keluar Masuk Jateng

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:56:00 WIB
Arus Mudik dan Balik Lebaran, Segini Jumlah Kendaraan yang Keluar Masuk Jateng
Kepadatan kendaraan di gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah saat arus mudik Lebaran 2026. (Foto: Ist)

SEMARANG, iNews.id - Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Tengah dinilai berjalan terkendali. Hal ini terlihat dari pengelolaan lalu lintas yang efektif di sejumlah titik krusial, termasuk dua gerbang tol utama.

Data per Sabtu (28/3/2026) menunjukkan pergerakan kendaraan di Gerbang Tol Pejagan dan Gerbang Tol Kalikangkung tetap terpantau meski terjadi lonjakan signifikan selama periode Lebaran.

Di Gerbang Tol Pejagan, puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran (19 Maret 2026) dengan total 17.833 kendaraan menuju Banyumas dan sekitarnya.

Sementara puncak arus balik tercatat pada H+4 Lebaran (25 Maret 2026) dengan 16.999 kendaraan menuju Jakarta.

Secara kumulatif, kendaraan keluar mencapai 120.646 unit, sedangkan yang kembali masuk sebanyak 104.348 unit.

Terdapat selisih 16.298 kendaraan atau sekitar 14 persen yang belum kembali melintasi gerbang tol tersebut.

Sementara itu, di Gerbang Tol Kalikangkung, volume kendaraan tercatat jauh lebih besar. Puncak arus mudik mencapai 72.418 kendaraan pada H-2 Lebaran, sedangkan arus balik mencapai 61.734 kendaraan pada H+4.

Total kendaraan keluar mencapai 485.502 unit, sementara yang masuk kembali sebanyak 415.019 unit. Selisihnya mencapai 43.483 kendaraan atau sekitar 9,5 persen yang belum kembali.

Meski terjadi lonjakan kendaraan, arus lalu lintas tetap dapat dikendalikan. Hal ini berkat penerapan berbagai strategi rekayasa lalu lintas seperti sistem one way, contraflow, hingga pengaturan di titik rawan kemacetan.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto, menyebut pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan optimal.

“Data yang ada menunjukkan bahwa arus mudik dan balik dapat dikendalikan dengan baik, meskipun volume kendaraan meningkat signifikan. Hal ini merupakan hasil dari penerapan rekayasa lalu lintas yang tepat serta kesiapsiagaan personel di lapangan,” ujarnya dikutip dari iNews Semarang, Sabtu (28/3/2026).

Menurutnya, selisih kendaraan yang belum kembali merupakan hal yang normal. Hal ini disebabkan masih banyak masyarakat yang memperpanjang masa libur Lebaran di kampung halaman.

Dia pun mengimbau masyarakat yang akan kembali agar tetap memperhatikan keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan kembali untuk tetap memperhatikan kondisi kendaraan dan fisik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan arus balik tetap aman dan lancar,” ujarnya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut