get app
inews
Aa Text
Read Next : KAI Daop 1 Jakarta Ungkap Tiket Kereta Lebaran Tersisa 198.535, Okupansi Tembus 79 Persen

KA Kamandaka Mogok di Pintu Pelintasan Purwokerto, Jalur Mudik Macet Total

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:40:00 WIB
KA Kamandaka Mogok di Pintu Pelintasan Purwokerto, Jalur Mudik Macet Total
Kereta Api Kamandaka relasi Cilacap-Semarang Tawang mati mesin di pintu pelintasan Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (27/3/2026). (Foto: iNews)

BANYUMAS, iNews.id – Kereta Api (KA) Kamandaka relasi Cilacap – Semarang Tawang mengalami mati mesin tepat di pintu pelintasan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (27/3/2026). 

Insiden tersebut tidak hanya menghambat ratusan penumpang di dalam kereta, tetapi juga memicu kemacetan panjang kendaraan bermotor yang hendak melintasi rel tersebut. 

Data dari Daop 5 Purwokerto, KA 195 Kamandaka mengalami gangguan mesin hingga lokomotif mati mendadak di Kilometer 346+3/4, petak jalan antara Purwokerto – Karanggandul. Posisi kereta yang berhenti tepat di tengah perlintasan membuat palang pintu tidak bisa dibuka dalam waktu yang cukup lama. 

"Lokomotif mengalami gangguan operasional sehingga rangkaian terhenti di jalur perlintasan. Kami segera melakukan langkah penanganan darurat," ujar Humas Daop 5 Purwokerto, As’ad Habibuddin. 

Akibat mogoknya KA Kamandaka, antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat tak terhindarkan di kedua sisi perlintasan Kedungbanteng. 

Banyak pemudik yang akhirnya memilih putar balik dan mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh tambahan hingga 5 kilometer demi menghindari kemacetan. 

Beberapa pengendara sempat mengeluh karena harus menunggu hampir satu jam tanpa kepastian sebelum akhirnya memutuskan untuk mencari jalan lain melalui perkampungan. 

Menindaklanjuti kejadian tersebut, KAI Daop 5 Purwokerto segera mendatangkan lokomotif pengganti dari Dipo Lokomotif Purwokerto. Proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam hingga akhirnya rangkaian KA Kamandaka berhasil ditarik menuju Stasiun Purwokerto untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut