Babinsa Kodim Pekalongan Ini Sukses Ternak Kelinci Hias, Omset Jutaan Rupiah per Bulan

Suryono Sukarno ยท Rabu, 07 April 2021 - 12:42:00 WIB
Babinsa Kodim Pekalongan Ini Sukses Ternak Kelinci Hias, Omset Jutaan Rupiah per Bulan
Serka Eko Winaryo, Babinsa Babinsa Koramil 19/Pekalongan Utara, Kodim 0710 Pekalongan di kandang ternak kelinci hiasnya. (iNews/Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id - Kreativitas dan ketekunan anggota Babinsa Koramil 19/Pekalongan Utara, Kodim 0710 Pekalongan ini patut menjadi contoh dan menginspirasi. Dia adalah Serka Eko Winaryo.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Serka Eko sebagai seorang Babinsa telah berhasil  dan sukses beternak kelinci hias yang dia berikan nama New Zealand.

Dengan segala keterbatasan dan kesulitan, usaha Serka Eko mampu memiliki 90 ekor dewasa dan 26 ekor anakan kelinci hias yang di ternak di kandang berukuran kurang lebih 6 meter x 8 meter. Lokasi peternakan berada di Gang Widoro Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Saat ditemui di kandang ternaknya, Serka Eko mengatakan, dirinya mulai beternak kelinci sudah sekitar 1 tahun yang lalu saat pandemi Covid-19 baru mulai masuk ke Indonesia. 

Dengan berbekal pengalaman dari teman peternak, akhirnya dirinya ikut mencoba hingga sukses seperti sekarang ini.

“Awalnya ternak sapi tapi gagal, akhirnya saya memilih ternak kelinci ini karena perawatan lebih mudah dan tidak menyita waktu saya dalam berdinas,” kata Serka Eko.Rabu (7/4/2021)

Ia mengatakan, untuk penjualan kelinci melalui media sosial dan dipasarkan di pasar-pasar di wilayah Kota Pekalongan, Pemalang dan Batang dengan harga yang bervariasi tergantung dari umur kelinci tersebut.

“Yang paling murah yaitu kelinci umur 1,5 bulan dengan harga Rp70.000 . Sedangkan paling mahal bisa mencapai Rp500.000  per ekornya,” katanya.

Dengan usaha sampingan yang saat ini ditekuninya tersebut, dia mengaku bisa mendapatkan tambahan uang belanja per bulan berkisar Rp3-4 juta rupiah tergantung dari banyak sedikitnya hasil dari anakan yang keluar.

“Alhamdulilah, untuk omset penjualan antara 3 sampai 4 juta rupiah per bulan. Jelas ini sangat membantu perekonomian keluarga saya,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menuju kesuksesan dalam dunia usaha apa pun itu memang dibutuhkan inovasi, kreativitas, keuletan serta ketekunan. 

Editor : Ahmad Antoni