get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir Putus Jalur Grobogan-Semarang, Gubernur Jateng Target Perbaikan Tuntas 1 Minggu

Banjir dan Longsor Terjang 8 Daerah di Jateng, 3 Tewas Ribuan Warga Terdampak

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:43:00 WIB
Banjir dan Longsor Terjang 8 Daerah di Jateng, 3 Tewas Ribuan Warga Terdampak
Tim SAR mengevakuasi lansia korban banjir di wilayah Demak. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Banjir dan tanah longsor menerjang delapan kabupaten di Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Bencana itu mengakibatkan tiga orang tewas dan ribuan warga lainnya terdampak.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), delapan daerah dilanda bencana yakni, Semarang, Grobogan, Demak, Pekalongan, Tegal, Pemalang, Purbalingga, dan Brebes. 

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melaporkan banjir melanda Kota Semarang pada Senin (16/2), yang berdampak pada 613 kepala keluarga atau 1.857 jiwa dengan jumlah rumah terdampak yang sama. 

"Kondisi terkini menunjukkan banjir telah surut dan warga melakukan pembersihan lingkungan secara mandiri," ungkap Aam sapaan Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/2/2026).

Aam juga melaporkan update kejadian bencana banjir di Kabupaten Grobogan berdampak pada kurang lebih 9.736 kepala keluarga dengan dua unit rumah rusak dan sekitar 30 jiwa mengungsi mandiri. 

"Di Kabupaten Pemalang, banjir berdampak pada kurang lebih 5.729 kepala keluarga atau 21.480 jiwa dengan kurang lebih 5.256 unit rumah terdampak, dan saat ini air telah surut serta memasuki tahap pembersihan," katanya.

Banjir juga melanda Kabupaten Tegal menyebabkan satu orang luka ringan, kurang lebih 9.518 jiwa terdampak, 896 unit rumah terdampak dan 1 unit rumah rusak; kondisi telah surut dan warga bergotong royong membersihkan lingkungan. 

Aam pun melaporkan bahwa di Kabupaten Tegal juga terjadi pergerakan tanah di wilayah yang sama mengakibatkan 668 kepala keluarga atau 2.523 jiwa mengungsi serta 691 unit rumah rusak, dengan distribusi logistik mencapai 2.711 porsi per hari selama masa Tanggap Darurat hingga 2 Maret 2026.

Selanjutnya, Aam mengatakan banjir bandang di Kabupaten Purbalingga mengakibatkan 1 jiwa meninggal dunia dan 1 jiwa luka berat. "Berdampak pada 60 kepala keluarga atau 263 jiwa dengan 145 jiwa mengungsi serta 142 unit rumah rusak."

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut