Banjir di Kudus dan Pati Rendam Puluhan Desa, Jalur Pantura Tersendat
KUDUS, iNews.id - Banjir merendam Jalur Pantura Kudus-Pati, Jawa Tengah. Genangan air di sejumlah titik membuat kendaraan harus melaju pelan hingga memicu kemacetan panjang sejak Minggu (11/1/2026).
Kasatlantas Polres Kudus AKP Royke Noldy Darean mengatakan, banjir berdampak langsung pada kelancaran arus kendaraan, khususnya di wilayah Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
"Arus lalu lintas di Jalur Pantura Kudus-Pati tersendat, terutama di Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, karena ada genangan banjir sejak Minggu (11/1) pukul 13.00 WIB," ujar AKP Royke dikutip dari iNews Pantura, Senin (12/1/2026).
Polisi telah diterjunkan ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar. Pengendara, terutama pengendara motor, diimbau lebih waspada saat melintasi genangan banjir Kudus dan Pati.
Selain Ngembalrejo, genangan juga terjadi di barat perempatan lampu lalu lintas Kerawang serta wilayah Tenggeles, Kecamatan Jekulo. Kondisi tersebut turut menyebabkan perlambatan arus kendaraan di jalur utama.
Banjir Kudus dan Pati mulai terjadi pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan hujan deras menyebabkan debit air Sungai Gelis, Sungai Piji, dan Sungai Dawe meningkat drastis.
“Luapan air dari ketiga sungai tersebut tidak dapat tertampung oleh alur sungai dan sistem drainase yang ada, sehingga menggenangi permukiman warga serta sejumlah fasilitas umum,” ujar Abdul Muhari, Senin (12/1/2026).
Editor: Donald Karouw