get app
inews
Aa Text
Read Next : Jalur Kereta Pekalongan–Sragi Terendam Banjir, Sejumlah Jadwal KA Dialihkan dan Dibatalkan

Banjir Pekalongan Lumpuhkan Aktivitas Warga, Ribuan Rumah Terendam hingga 1,5 Meter

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:15:00 WIB
Banjir Pekalongan Lumpuhkan Aktivitas Warga, Ribuan Rumah Terendam hingga 1,5 Meter
Warga mengevakuasi barang dan mengungsi akibat banjir yang merendam ribuan rumah di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto: iNews TV)

PEKALONGAN, iNews.id - Banjir besaar melanda wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, setelah hujan deras mengguyur sepanjang malam, Sabtu (17/1/2026) pagi ini. Akibatnya, ribuan rumah warga terendam air dengan ketinggian bervariasi dan aktivitas masyarakat lumpuh total.

Hujan deras yang turun sejak malam hari memicu banjir Pekalongan dengan genangan air setinggi 50 sentimeter hingga lebih dari 1 meter. Air merendam permukiman warga di sejumlah titik, memaksa ratusan orang mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Sejumlah akses jalan utama di Kota dan Kabupaten Pekalongan tidak dapat dilalui kendaraan akibat banjir. Warga terpaksa menghentikan aktivitas sehari-hari karena rumah dan lingkungan sekitar terendam air.

Wilayah terparah banjir terjadi di Kelurahan Tirto, Kota Pekalongan. Ratusan warga memilih mengungsi ke rumah kerabat, kantor kecamatan, hingga posko darurat yang disiapkan pemerintah setempat.

Proses evakuasi hingga kini masih terus dilakukan oleh warga bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan. Petugas juga melakukan pemantauan ketinggian air serta bersiaga di sejumlah titik rawan banjir.

Sebagian warga mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga karena air datang dengan cepat, sehingga banyak perabot rumah tangga ikut terendam banjir Pekalongan.

Kasirin, salah satu warga terdampak, mengungkapkan kondisi banjir yang dialaminya terbilang paling parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Parah banjirnya dalam rumah sampai 1,5 meter. Warga mengungsi di kantor kecamatan. Ini banjir paling parah, lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Mau makan dan minum aja susah,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut