Banjir Pekalongan Meluas Dipicu Luapan Sungai, Terparah di Kecamatan Tirto
Banyak pengungsi mulai jenuh terlalu lama berada di lokasi penampungan. Sejumlah anak-anak dan lansia dilaporkan mengalami sakit, seperti demam, diare, batuk, pilek, dan gatal-gatal.
"Banyak yang diare, pusing, mual. Mumet pokoknya," kata Munaroh, salah satu warga terdampak di lokasi pengungsian.
Warga terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan berupa selimut, obat-obatan, makanan tambahan, air bersih serta fasilitas MCK yang memadai.
Air yang masih merendam rumah warga dengan ketinggian 40 sentimeter hingga 1 meter membuat hunian tidak bisa ditempati. Pemerintah dan masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan berintensitas tinggi masih berpeluang terjadi di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan.
Editor: Kurnia Illahi