Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara di Halaman Setda Sukoharjo, Apa Saja?

Ary Wahyu Wibowo ยท Selasa, 30 November 2021 - 13:44:00 WIB
Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara di Halaman Setda Sukoharjo, Apa Saja?
Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Sukoharjo, Selasa (30/11/2021). Foto: Ist.

SUKOHARJO, iNews.id - Bea Cukai Surakarta memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda)  Sukoharjo, Selasa (30/11/2021). Barang yang dimusnahkan merupakan hasil tegahan yang dilakukan selama periode tahun 2020- 2021 sebanyak 628 kali. 

Barang-barang tersebut berupa rokok dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau miras yang tidak memenuhi peraturan perundangan di bidang cukai, serta barang impor melalui Kantor Pos Lalu Bea Solo yang melanggar ketentuan larangan dan pembatasan (lartas).

Pemusnahan BMN telah mendapatkan persetujuan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan izin dari Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta selaku pengelola BMN. 

 “Hasil dari kegiatan pemusnahan ini tidak lepas dari hasil sinergi antara Bea Cukai Surakarta dengan Satpol PP, Kejaksaan, Polri, TNI, dan para aparat penegak hukum lainnya dalam melakukan penindakan,” kata Kepala Kantor Bea dan Cukai Surakarta, Budi Santoso. 

Untuk rincian barang yang dimusnahkan, antara lain berupa barang kena cukai (BKC) ilegal berupa rokok dengan total perkiraan nilai barang Rp1.847.823.840 dan total potensi kerugian negara sekitar Rp1.214.346.349. Sedangkan untuk barang impor yang tidak dipenuhi ketentuan lartasnya, total perkiraan nilainya sekitar Rp37.886.048. 

Adapun modus pelanggaran yang dilakukan,  untuk rokok ilegal yaitu menyediakan untuk dijual rokok yang tidak dilekati pita cukai sesuai dengan ketentuan. Untuk barang kiriman melalui kantor pos lalu bea barang yang dilakukan penegahan, merupakan barang yang tidak memenuhi ketentuan larangan dan pembatasan terhadap barang impor. 

Barang-barang yang dimusnahkan adalah rokok ilegal sebanyak 1.800.000 batang, 1.200 botol miras ilegal, 28 botol cairan vape, serta barang impor berupa benih tanaman, sex toys, obat, kondom, fishing lures, makanan, pakaian, kosmetik, part senjata, peredam senapan dan handphone batangan yang tidak memenuhi ketentuan lartas. 

Proses pemusnahan barang-barang dilakukan dengan cara dibakar dan dilindas dengan stoom walls, sehingga tidak dapat dipergunakan atau sudah tidak memiliki nilai ekonomis.

Kakanwil Bea Cukai Jateng dan DIY, Muhamad Purwantoro mengatakan, tujuan pemusnahan barang kena cukai ilegal adalah mengamankan penerimaan negara, mengendalikan konsumsinya, dan menciptakan iklim usaha barang kena cukai yang sehat. 

“Sedangkan barang-barang yang diimpor dengan tidak memenuhi ketentuan dari Kementerian terkait, juga dimusnahkan sesuai peraturan yang berlaku,” ucapnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Follow Berita iNewsJateng di Google News

Bagikan Artikel: