Borong Tembakau Rp20 Miliar dari Petani, Juragan Ini Untung Banyak setelah Dijual ke Pabrik

Didik Dono Hartono ยท Senin, 22 November 2021 - 22:44:00 WIB
Borong Tembakau Rp20 Miliar dari Petani, Juragan Ini Untung Banyak setelah Dijual ke Pabrik
Petani saat menerima uang hasil penjualan tembakau yang dibeli pedagang kaya di Desa Tlilir, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung. (iNews/Didik Dono)

TEMANGGUNG, iNews.id - Seorang juragan memborong tembakau hasil panen para petani di Temanggung secara tunai hingga Rp20 miliar lebih.

Tembakau tersebut kemudian dijual kembali ke pabrik dengan harga mencapai Rp50 miliar.

Tembakau sering dijuluki emas hijau, karena harga jualnya yang fantastis hingga mencapai jutaan rupiah per kilogram.

Juragan tembakau, Haji Rame menuturkan, dalam panen raya tembakau tahun ini omzet penjualannya ke pabrikan mencapai lebih dari Rp50 miliar rupiah. Dengan total 8.000 keranjang. 

“Keberhasilan mencapai omzet miliaran rupiah ini karena saya selalu menjaga kemurnian tembakau asli Temanggung,” kata Haji Rame, Senin (22/11/2021).

Dia menuturkan, tembakau murni yang dibelinya langsung dari petani kualitasnya sangat bagus sehingga laku mahal.

“Dengan tembakau murni ini, saya mampu menjual tembakau dengan harga paling murah Rp50.000 per kilonya. Sedangkan paling mahal mencapai Rp1 juta per kilogram,” kata juragan asal Desa Tlilir, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung.

Aksi Haji Rame memborong tembakau itu membuat para petani mendadak menjadi jutawan baru.

Haji Rame membagikan Rp20 miliar lebih kepada para petani tembakau atas komoditas tembakau yang dibelinya. 

Jumlah yang diterima para petani bervariasi sesuai jumlah keranjang tembakau yang terjual. Rata-rata para petani menerima ratusan juta rupiah. Bahkan ada yang menerima hampir setengah miliar rupiah.

Karena tak sanggup membawa uang banyak, mereka memasukkan uang ratusan juta rupiah tersebut ke dalam tas kresek dan dibawa pulang.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: