Bupati Klaten Akui Ada ASN dan Kepala Desa Masuk Daftar Penerima Bantuan

Agregasi Solopos ยท Senin, 18 Mei 2020 - 09:52 WIB
Bupati Klaten Akui Ada ASN dan Kepala Desa Masuk Daftar Penerima Bantuan
Bupati Klaten Sri Mulyani (Foto: Dok Humas Pemkab Klaten)

KLATEN, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng) mendata para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menerima bantuan sosial tunai (BST). Jika ditemukan, ASN yang dapat BST wajib mengembalikan dana bantuan.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan, pendataan masih terus dilakukan melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dissos P3AKB) Klaten. Diakuinya ada PNS masuk daftar penerima BST.

“Untuk jumlah pastinya kami masih melakukan pendataan. Ya memang ada yang ASN (menerima BST),” kata Mulyani dikutip dari Solopos.com, Senin (18/5/2020).

Mulyani menegaskan ASN Klaten yang tercatat sebagai penerima BST wajib mengembalikan dana mereka. Dana yang dikembalikan diserahkan kepada warga lain yang tidak mampu.

“Untuk ASN nanti saya yang mengarahkan untuk diterimakan ke masyarakat yang tidak mampu," ucapnya.

Terkait kepala desa yang tercatat sebagai penerima BST, Mulyani menjelaskan sudah dikoordinasikan. Dana BST yang diterima kepala desa sudah dialihkan ke warga yang masuk kategori kurang mampu namun tak mendapatkan BST.

Disinggung warga masuk kategori mampu namun terlanjur menerima BST, Mulyani menjelaskan bakal dilakukan pendekatan melalui pemerintah desa hingga ketua RT/RW. Pendekatan dilakukan agar warga mampu yang mendapatkan BST bisa mengembalikan dananya untuk dialihkan ke warga lain yang lebih membutuhkan.

“Yang jelas, untuk pengembalian itu tetap difasilitasi pemerintah desa,” ujarnya.

Dana BST yang disalurkan melalui rekening masing-masing penerima sebanyak 11.894 keluarga. Dari jumlah itu, Dissos P3AKB mencatat ada 339 keluarga yang tak layak menerima BST diantaranya lantaran masuk kategori keluarga mampu, data ganda, hingga meninggal dunia.

Data 339 penerima BST itu sudah diusulkan ke Kemensos untuk dilakukan pencoretan sebagai penerima BST pada tahap selanjutnya. Sementara, penyaluran BST melalui kantor Pos diberikan kepada 40.035 keluarga. Proses pencairan via kantor Pos dilakukan sejak Selasa (12/5/2020) dan ditargetkan rampung dalam sepekan.

“Dalam pekan depan, Dissos P3AKB dan kantor Pos akan mencocokkan data untuk penyaluran BST kepada 26.000 keluarga penerima. Penyaluran via kantor Pos juga,” kata Mulyani.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Ada ASN Klaten Terima BST, Bupati: Dananya Wajib Dikembalikan!"


Editor : Nani Suherni