get app
inews
Aa Text
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

Bupati Kulonprogo Berharap Pemilihan Wabup Lancar, Sutedjo: Saya Sudah Lama Menjomblo

Rabu, 08 April 2020 - 20:30:00 WIB
Bupati Kulonprogo Berharap Pemilihan Wabup Lancar, Sutedjo: Saya Sudah Lama Menjomblo
Bupati Kulonprogo Sutedjo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Bupati Kulonprogo Sutedjo berharap proses pemilihan wakil bupati (wabup) yang akan dilaksanakan pada Kamis (9/4/2020) bisa berjalan lancar. Dia meyakini siapa pun yang terpilih sebagai wabup sisa masa jabatan 2017-2022 menjadi yang terbaik untuk mendampinginya memimpin Kulonprogo.

Sutedjo mengatakan, dirinya sudah lama sendiri mengurusi roda pemerintahan Kulonprogo. Dia diangkat menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati Kulonprogo 1 Juli 2019 menggantikan Hasto Wardoyo yang diangkan menjadi kepala BKKBN.

“Saya sudah lama menjomblo, semoga besok lancar,” kata Sutedjo di Kantor Bupati Kulonprogo, Rabu (8/4/2020).

Sutedjo mengaku tidak akan berpihak kepada kedua calon yang akan bertanding. Keduanya Fajar Gegana dan Agus Langgeng Basuki, merupakan yang terbaik. Mereka juga sudah mendapatkan rekomendasi dari partai pengusung yakni, PDIP, PAN, PKS, Golkar, NasDem dan Hanura).

“Siapa pun yang jadi, itu yang terbaik. Kita serahkan kepada Dewan,” ujarnya.

Disinggung dengan adanya potensi sidang paripurna yang terancam tidak kuorum, Sutedjo tidak mau berandai-andai. Dia yakin para anggota DPRD akan memikirkan masa depan Kulonprogo. “Itu tadi saya harap bisa lancar, berarti semuanya datang,” ujar Sutedjo.

Sementara Pemilihan Wakil Bupati Kulonprogo sisa masa jabatan 2017-2022 dibayangi ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD Kulonprogo. Dalam dua sidang paripurna sebelumnya, hanya 24 yang hadir. Padahal untuk bisa dilakukan pemilihan minimal 30 dari 40 anggota DPRD harus hadir.

Pada sidang paripurna yang dilaksanakan Selasa (7/4/2020) misalnya, dari 40 anggota DPRD, hanya 24 orang yang hadir. Sidang paripurna ini memiliki tiga agenda, yakni sosialisasi tata cara pemilihan, penetapan calon wakil bupati, serta penetapan pemilih. Kemudian, penyampaian visi dan misi dari kedua calon.

Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati mengatakan posisi wabup sangat diperlukan untuk Kulonprogo ke depan. Apalagi dalam kondisi saat ini di tengah pandemi virus corona. Keberadaan wabup diharapkan membantu penanganan wabah Covid-19 di daerah ini menjadi lebih baik lagi.

“Di mana-mana ketua Gugus Tugas Covid-19 di kabupaten diketuai oleh wakil bupati, tetapi di Kulonprogo diketuai oleh sekretaris daerah. Posisi wabup sangat diperlukan sehingga kami harap bisa segera ditetapkan,” ujar Akhid.

Editor: Maria Christina

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut