Bupati Semarang dan Anaknya Dipecat dari PDIP, Bisakah Banding?

Taufik Budi ยท Kamis, 01 Oktober 2020 - 23:26 WIB
Bupati Semarang dan Anaknya Dipecat dari PDIP, Bisakah Banding?
PDI Perjuangan (Antara)

SEMARANG, iNews.id - Bupati Semarang Mundjirin dan anaknya, Biena Munawa Hatta, dipecat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Surat pemecatan yang diteken Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersifat mutlak.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan, keduanya tidak akan bisa melakukan banding atas keputusan tersebut. Namun, mereka masih bisa melakukan pembelaan.

"Kalau partai enggak ada (banding). Nanti kalau dia mau mengklarifikasi atau melakukan pembelaan itu di kongres partai," kata Bondan, Kamis (1/10/2020).

Keduanya dipecat karena membelot dari keputusan DPP PDIP yang mendukung Ngesti Nugraha-Basari (Ngebas) untuk melaju ke Pilkada 2020.

Namun, bukannya mendukung Ngebas, Mundjirin justru mengizinkan istrinya, Bintang Narsasi, berpasangan dengan Sekda Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono untuk melawan Ngebas.

"Dia sudah tidak boleh melakukan kegiatan-kegiatan atas nama PDI Perjuangan dan menggunakan simbol-simbol partai," katanya.

Dengan pemecatan dari keanggotaan PDIP, Biena juga harus melepaskan statusnya sebagai anggota DPRD Semarang karena akan segera dilakukan penggantian. Sebab, dia menduduki kursi wakil rakyat sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan.

"Yang jelas kalau sudah dicabut keanggotaannya (PDIP) dari Fraksi pun ya nanti dicabut keanggotaannya sebagai anggota Fraksi PDIP," kata Ketua DPRD Semarang itu.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto