Berkhianat di Pilkada, Bupati Semarang Mundjirin dan Anaknya Dipecat dari PDIP

Ahmad Antoni ยท Kamis, 01 Oktober 2020 - 18:39 WIB
Berkhianat di Pilkada, Bupati Semarang Mundjirin dan Anaknya Dipecat dari PDIP
PDI Perjuangan. (Foto: Antara)

SEMARANG, iNews.id - PDI Perjuangan (PDIP) membuktikan janjinya memecat Bupati Semarang Mundjirin dan anaknya, Biena Munawa Hatta. Kedua kader tersebut dipecat dari partai karena dianggap membelot dan berkhianat di Pilkada Kabupaten Semarang. Mundjirin dianggap mendukung sang istri, Bintang Narsasi yang maju sebagai cabup sementara Biena juga mendukung ibunya.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Kabupaten Semarang The Hok Hiong menyampaikan surat pemecatan Mundjirin dan Biena diteken Ketua Umum Megawati Soekarnoputri pada Senin (28/9/2020) lalu. Surat itu diterima DPC PDIP Kabupaten Semarang, hari ini, Kamis (1/10/2020).

"Partai PDIP sudah secara resmi memecat Mundjirin dan Biena Munawa Hatta dari keanggotaan," kata The Hok Hiong.

Dia mengatakan, tindakan Mundjirin dan Biena yang mendukung Bintang Narsasi maju di Pilkada Semarang merupakan pelanggaran berat. Pasalnya PDIP telah memberi rekomendasi dan mengusung pasangan Ngesti Nugraha - M Basari. Sebelum dipecat, Biena menjadi anggota DPRD Kabupaten Semarang dari PDIP.

"Keduanya kini dilarang berkegiatan dan menduduki jabatan apapun yang mengatasnamakan PDI Perjuangan," ujarnya.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menambahkan, setelah adanya surat keputusan ini, pihaknya segera memberi perintah ke Fraksi PDI P DPRD Kabupaten Semarang.

"Kami meminta untuk memecat Biena Munawa Hatta sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD," kata Bondan.

Posisi Biena sebagai legislator selanjutnya akan diganti melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).


Editor : Maria Christina