Cerita Dokter RSUD Dr Moewardi Positif Covid-19 hingga Ayah Meninggal

Nani Suherni ยท Senin, 10 Agustus 2020 - 09:03 WIB
Cerita Dokter RSUD Dr Moewardi Positif Covid-19 hingga Ayah Meninggal
Ilustrasi

SOLO, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menggunggah kisah seorang dokter yang positif Covid-19. Diketahui, ayah dokter tersebut juga meninggal karena positif virus corona.

Dokter itu bernama Sandi Nugrahan. Dia merupakan dokter spesialis anak yang bertugas di RSUD Dr Moewardi Solo. Dalam video tersebut, Sandi mengatakan, dia positif Covid-19 pada bulan Mei 2020.

Usai tracing, anaknya yang masih kecil pun ternyata dinyatakan positif Covid-19. Sebelumnya, Sandi telah kehilangan ayahnya yang juga berprofesi sebagai dokter.

"Ayah saya positif Covid-19, saya dan anak juga positif Covid-19. Saya masih enggak percaya tiga generasi terkena," kata Sandi.

View this post on Instagram

A post shared by Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo) on

Ayah Sandi, dokter Wahyu Hidayat merupakan spesialis THT di tiga RS di Cikarang, Bekasi. Pada tanggal 23 Maret, Wahyu sakit namun tidak menampakkan gejala yang mengarah ke Covid-19. Setelah dirawat selama 5 hari dan di-CT Scan, paru-paru Wahyu menunjukkan indikasi pneumonia. Doker Wahyu pun dirujuk ke RS Pelni dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

"Dia (dr Wahyu) kurang lebih dirawat lima hari, dengan menggunakan alat bantu napas. Sampai akhirnya ayah saya semakin buruk dan dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat enam hari setelah dirawat di rumah sakit tersebut," ujarnya.

"Di situ saya harus menerima kenyatakan bahwa ayah saya wafat dalam keadaan Covid-19," katanya lagi.

Dokter Sandi pun hingga kini tidak mengetahui pasti dari mana ayahnya tertular positif Covid-19. Dia hanya meminta semua orang di Indonesia menerapkan protokol kesehatan jika beraktivitas di luar.

Sementara itu, dalam unggahannya, Ganjar menuliskan doa agar ayah dokter tersebut husnul khotimah.

"Ini cerita dokter ttg kondisi keluarganya yg menderita Covid-19... semoga almarhum keluarga beliau husnul khotimah," tulis Ganjar dalam akun Instagramnya.


Editor : Nani Suherni