Cerita Mistis Gunung Merapi, Terbentuk dari Pertarungan Sengit Empu Sakti Lawan Para Dewa

Donatus Nador ยท Rabu, 03 Agustus 2022 - 12:53:00 WIB
Cerita Mistis Gunung Merapi, Terbentuk dari Pertarungan Sengit Empu Sakti Lawan Para Dewa
Penampakan Gunung Merapi. (Antara)

Mereka selalu menyalakan tungku perapian dan membuat keris tanpa bantuan alat-alat lain alias mengandalkan tangan kosong untuk menempa besi panas hingga menjadi keris. Sementara itu, di sebelah selatan hutan tersebut, tepat di daerah pantai menjulang sebuah gunung bernama Gunung Jamurdipa. 

Menurut kisah legenda, keberadaan Gunung Jamurdipa di pinggir Pulau Jawa itu mbuat pulau ini miring. Suatu hari, Batara Narada dan Dewa Penyarikan datang menyelidiki keberadaan Gunung Jamurdipa. Utusan khayangan itu mengamati dari atas langit.

Setelah mengamati keadaan Gunung Jamurdipa, Batara Narada dan Dewa Penyarikan kembali ke kayangan. Batara Narada dan Dewa Panyarikan melaporkan bahwa keberadaan Gunung Jamurdipa telah menyebabkan Pulau Jawa miring ke arah selatan. Solusinya, Gunung Jamurdipa harus segera dipindahkan ke tengah, tepatnya di hutan tempat kedua empu pembuat keris. Pemindahan ini untuk mencegah agar Pulau Jawa tidak tenggelam.

Mendengar usulan ini, Batara Guru memerintahkan Batara Narada dan Bewa Panyarikan untuk datang ke daerah utara dan berdiskusi dengan kedua empu tersebut. Empu Rama dan Empu Pamadi yang sedang melihat hasil pahatan kerisnya, terkejut melihat kedatangan Batara Narada dan Dewa Panyarikan ke tempat tinggalnya. 

Batara Narada kemudian menyampaikan maksud kedatangannya untuk minta izin mengenai pemindahan Gunung Jamurdipa karena Pulau Jawa bisa tenggelam. Kedua utusan memohon kedua empu agar pindah ke tempat lain.

Permintaan itu ditolak oleh kedua empu dengan alasan bahwa kualitas keris yang dihasilkan tidak akan sebagus yang mereka buat selama ini, jika mereka pindah ke tempat lain. Kedua utusan terus melancarkan rayuan. Namun empu sakti bergeming. Bahkan utusan sudah mulai memaksakan kehendak, namun tetap saja ditolak. 

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: