get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir Demak Meluas! 2.839 Warga Mengungsi hingga Akses Jalan Lumpuh

Dahsyatnya Banjir Bandang di Demak, 12 Rumah Hanyut dan 400 Jiwa Terpaksa Mengungsi

Minggu, 05 April 2026 - 15:17:00 WIB
Dahsyatnya Banjir Bandang di Demak, 12 Rumah Hanyut dan 400 Jiwa Terpaksa Mengungsi
Petugas mengevakuasi korban banjir di Demak yang membuat 2.839 warga mengungsi setelah tanggul Sungai Tuntang jebol dan merendam permukiman hingga 150 cm. (Foto: BNPB)

DEMAK, iNews.id – Bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Demak, mengakibatkan puluhan rumah warga rusak berat bahkan hanyut terseret arus yang sangat deras. 

Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Dusun Solondoko, Desa Trimulyo, di mana pemukiman warga yang berada di bantaran sungai ludes dalam waktu singkat. 

Derasnya terjangan air membuat bangunan rumah warga tidak berdaya. Berdasarkan pantauan di lokasi, pemandangan memilukan terlihat di sepanjang bantaran sungai. Rumah-rumah yang sebelumnya berdiri kokoh kini hanya menyisakan fondasi atau bahkan rata dengan tanah. 

Data sementara mencatat dampak kerusakan yang cukup masif di Dusun Solondoko di antaranya, 12 rumah hanyut terbawa arus dan hilang, 7 rumah rusak berat, 9 rusak ringan dan 50 ekor ternak kambing mati. 

Dusun Solondoko yang dihuni sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) kini dalam kondisi mencekam. Lebih dari 400 jiwa terdampak langsung oleh bencana ini. Sebagian besar warga terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena rumah mereka sudah tidak layak huni.

"Arusnya sangat cepat. Warga tidak sempat menyelamatkan harta benda, yang penting nyawa selamat dulu," ujar salah satu warga di lokasi pengungsian, Minggu (5/4/2026). 

Merespons situasi kritis ini, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan relawan langsung terjun ke titik jebolnya tanggul. Fokus utama saat ini adalah melakukan perbaikan darurat agar luapan air tidak kembali merendam pemukiman jika hujan kembali turun. 

Sebanyak tiga alat berat (ekskavator) telah dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses penguatan bantaran sungai dan menutup celah tanggul yang jebol.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut