DBD di Batang Renggut 4 Korban Jiwa, Bupati Wihaji: Kita Harus Waspada

Suryono Sukarno ยท Senin, 11 Mei 2020 - 19:01 WIB
DBD di Batang Renggut 4 Korban Jiwa, Bupati Wihaji: Kita Harus Waspada
Bupati Batang Wihaji memimpin rapat bersama tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19. (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

BATANG, iNews.id - Bupati Batang Wihaji meminta masyarakat tetap meningkatakan kewaspadaan terhadap kasus demam berdarah dengue (DBD). Sebab, kasus kematian penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypti itu lebih banyak bila dibandingkan dengan virus corona Covid-19.

“Di tahun ini jumlah kasus kematian karena DBD sudah empat orang, kasus covid-19 hanya satu orang meninggal dunia. Artinya kita harus waspada juga terhadap DBD. Jangan sampai Ini memperburuk Covid-19 di Batang," kata Bupati Wihaji saat rapat evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Senin (11/5/2020). 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Mukhlasin mengatakan, kasus DBD yang terdata di instansinya dari Januari hingga April 2020 tercatat 180 kasus dengan korban meninggal sebanyak empat orang.

“Dari Kasus DBD yang meninggal empat orang terbanyak di kota Batang yang usianya masih anak-anak," katanya 

Mengantisipasi wabah tersebut, kata dia, Dinas Kesehatan melalui puskesmas berupaya melakukan penyuluhan untuk menjaga kebersihan dan pembersihan sarang nyamuk dengan pengasapan atau fogging.

“Sebenarnya  DBD di Batang kasus kematianya lebih banyak, tapi akhirnya tertutup Covid-19. Karena menganggap demam berdarah itu sudah biasa," ujarnya.


Editor : Kastolani Marzuki