Deretan Tradisi Unik dan Aneh di Dunia, Ayah Ludahi Pengantin hingga Menyilet Tubuh

Ajeng Wirachmi, Tim Litbang MPI · Selasa, 11 Januari 2022 - 19:52:00 WIB
Deretan Tradisi Unik dan Aneh di Dunia, Ayah Ludahi Pengantin hingga Menyilet Tubuh
Sebagai bentuk kecantikan, para perempuan Suku Surma di Etiopia menjalankan tradisi aneh dan menyakitkan, yakni menyilet tubuhnya sendiri. (Foto: Instagram omo_valley_tribes_gate)

JAKARTA, iNews.id - Banyak tradisi unik dan aneh di dunia yang belum diketahui publik. Salah satunya tradisi pernikahan dengan meludahi pengantin di Kenya.

Adat kebiasaan turun-temurun dari nenek moyang ini masih dijalankan dalam masyarakat adat di negara setempat. Tradisi ini bertahan karena dipercayai memiliki makna filosofis.

Berikut deretan tradisi unik sekaligus aneh di dunia: 

1. Budaya Maasai, Kenya

Tradisi pernikahan dengan meludahi pengantin terdapat di Kenya. Suku Maasai merupakan suku yang melakukan hal itu. 
Sang ayah mempelai wanita harus meludahi kepala anaknya saat ia ingin menikah. Tradisi ini diyakini sebagai simbol keberuntungan bagi pasangan pengantin, utamanya mempelai wanita. 

Perempuan suku Maasai Kenya (Foto: siyabona.com)
Perempuan suku Maasai Kenya (Foto: siyabona.com)

2. Suku Surma, Ethiopia

Sebagai bentuk kecantikan, para perempuan Suku Surma di Ethiopia menjalankan tradisi aneh dan menyakitkan, yakni menyilet tubuhnya sendiri. 

Bagian tubuh perempuan-perempuan belia Suku Surma disilet, hingga menimbulkan luka menonjol. Hebatnya, tidak ada satu pun dari mereka yang berbicara, apalagi menangis kesakitan saat menjalani tradisi ini. 

Perempuan suku Surma di Etiopia (Foto: Instagram omo_valley_tribes_gate)
Perempuan suku Surma di Etiopia (Foto: Instagram omo_valley_tribes_gate)

3. Suku Tujia, Tiongkok

Sebulan sebelum pernikahannya, perempuan Suku Tujia di Tiongkok harus menangis selama sejam. Tradisi ini dilakukan setiap hari dalam waktu sebulan. 

Ibu dan saudara-saudara calon mempelai wanita juga harus melakukan hal yang sama. Tradisi ini diberi nama Zuo Tang, dan dilakukan sebagai bentuk cinta dan kebahagiaan yang amat besar.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: