Dikenal Pendiam, Warga Banjarnegara Kaget Tahu Deni Bunuh dan Mutilasi Korban

Elis Novit ยท Sabtu, 13 Juli 2019 - 00:34 WIB
Dikenal Pendiam, Warga Banjarnegara Kaget Tahu Deni Bunuh dan Mutilasi Korban
Pelaku pembunuhan dan mutilasi, Deni Priyanto ditangkap petugas Polres Banyumas. (Foto: iNews.id)

BANJARNEGARA, iNews.id – Deni Priyanto (37) pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap KW (51) warga Cileunyi, Kota Bandung Jawa Barat yang berhasil ditangkap petugas Polres Banyumas mengagetkan warga Banjarnegara.

Pelaku diketahui merupakan warga Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Banjarnegara. Warga dan tetangga pelaku tak menyangka Deni akan berbuat nekat dan kejam hingga di luar batas. Terlebih, selama ini pelaku dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan pendiam.

Tetangga pelaku, Sutarno mengaatakan, selama ini pelaku kurang bergaul dengan masyarakat maupun tetangga. “Biasa saja sih orangnya. Dia dulu kerja di Jakarta, terus nikah dan pulang ke sini. Orangnya tertutup,” katanya, Jumat (12/7/2019).

Dia mengaku warga kaget dan tidak menyangka jika pelaku berbuat kejam dengan membunuh dan memutilasi serta membakar potongan mayat korbannya. “Ya, kaget dan tidak menyangka lah. Dia (pelaku) ke sini (rumah) kirain liburan, ndak tahunya habis membunuh orang,” ujarnya.

Meski demikian, kata dia, warga merasa tenang dengan ditangkapnya pelaku. Karena sebelum kasus itu terjadi, pelaku juga pernah melakukan kasus kejahatan dengan menculik mahasiswi. “Ya, sekarang masyarakat tenang dan tidak resah lagi. Dia kan dulu pernah nyulik orang juga,” ucapnya.

Diketahui, polisi menangkap pelaku pembunuhan dan mutilasi di Kabupaten Banyumas dan membuang potongan-potongan tubuh korban hingga dibakar di sejumlah lokasi. Motif pelaku dilatarbelakangi masalah asmara.

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, Korban berinisial KW (51) seorang ibu rumah tangga asal Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).

"Korban memang menjalin hubungan asmara dengan pelaku, Deni Priyanto," kata Bambang di TKP pembuangan potongan tubuh korban, di bawah Jembatan Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jateng, Kamis (11/7/2019) malam.


Editor : Kastolani Marzuki