Dilarang Keluar Rumah, Mahasiswa Indonesia di Hangzhou China Minta Dipulangkan

Suryono Sukarno ยท Selasa, 04 Februari 2020 - 14:15 WIB
Dilarang Keluar Rumah, Mahasiswa Indonesia di Hangzhou China Minta Dipulangkan
Muhammad Bahrun Najah, mahasiswa asal Yogyakarta yang berada di Hangzhou, China (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Muhammad Bahrun Najah, mahasiswa asal Yogyakarta yang berada di Hangzhou, China meminta pemerintah pusat mengevakuasi warga Indonesia di luar Wuhan. Sejumlah mahasiswa ini sulit kembali ke Tanah Air karena pembatalan penerbangan dari maskapai.

Dalam video yang diterima iNews, Muhammad menceritakan kondisi mahasiswa yang masih tertahan di Hangzhou. Dia mengaku saat ini ada imbauan dari international office yang melarang warga di Hangzhou untuk keluar rumah.

"Kondisi sekarang sangat membahayakan sekali untuk 7-14 hari ke depan, karena dari international office juga telah memberikan imbauan kepada kami untuk tidak keluar," katanya.

Kondisi stasiun bawah tanah di Hangzhou, China (Foto: Screenshot video Muhammad Bahrun Najah)
Kondisi stasiun bawah tanah di Hangzhou, China (Foto: Screenshot video Muhammad Bahrun Najah)

 

Dia memastikan, semua mahasiswa di Hangzhou dalam kondisi sehat, tetapi mereka kesulitan untuk kembali ke Indonesia karena sejumlah maskapai internasional membatalkan penerbangan.

Pembatalan penerbangan ini dilakukan pihak maskapai tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

"Maskapai Scoot yang di Singapura juga telah menghentikan penerbangan," ujarnya.

Mahasiswa Zhejiang University of Technology ini meminta Pemerintah Indonesia memberikan kejelasan nasib mereka di luar Wuhan. Hingga saat ini dia belum menerima informasi soal pemulangan kembali WNI dari China.

"Kami digantung sekali, beberapa pesawat juga sudah membatalkan penerbangan. Saya ingin meminta informasi dari KBRI terkait info-info terbaru, terutama masalah pesawat," ucapnya.


Editor : Nani Suherni