Diwarnai Tangis Haru, Kasus Ibu Aniaya Anak Kandung di Demak Berakhir Damai

Taufik Budi · Rabu, 13 Januari 2021 - 18:10:00 WIB
Diwarnai Tangis Haru, Kasus Ibu Aniaya Anak Kandung di Demak Berakhir Damai
Suasana haru mewarnai pertemuan ibu dan anak kandungnya di Kantor Kejari Demak. (Istimewa)

DEMAK, iNews.id  – Kasus penganiayaan ibu terhadap anak kandung di Demak, Jawa Tengah, berakhir damai. Pelukan erat dan tangis keduanya seketika pecah di Kantor Kejaksaan Negeri Demak, Rabu (13/1/2021). 

Air mata Agesti Ayu Wulandari (19) tumpah di pelukan ibunya, Sumiyatun. Dengan suara sesenggukan dia meminta maaf kepada orangtua yang telah membesarkannya.

Mendengar itu, Sumiyatun juga tak kuasa menahan tangisnya. Dengan sangat erat dia memeluk Agesti Ayu. Tangannya pun mengusap punggung anak pertamanya itu. Pelukan disertai tangisan keharuan itu menandai babak baru perkara ibu yang dipolisikan anak kandungnya.

Agesti Ayu mengubah keputusannya. Di tengah ujian kuliah, Agesti Ayu pamit terbang dari Jakarta menuju Kota Wali untuk bertemu ibu kandungnya. Dia bersedia mencabut laporannya. "Ibu, saya tetap anak ibu. Mohon maaf selama ini Agesti ada salah," kata Agesti dengan suara menahan tangis.

Setelah pelukan hangat itu, Agesti tidak lagi memandang Sumiyatun sebagai pelaku penganiyaan, tetapi sebagai seorang ibu yang sayang kepada anak-anaknya. 

Editor : Ahmad Antoni