Emak-Emak di Banyumas Diculik lalu Dibuang di Jalan, Kalung dan Gelang Dirampas

Saladin Ayyubi · Kamis, 08 Oktober 2020 - 23:30:00 WIB
Emak-Emak di Banyumas Diculik lalu Dibuang di Jalan, Kalung dan Gelang Dirampas
Kasinem menjadi korban penculikan disertai perampasan oleh sejumlah orang di Wangon, Banyumas. (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)

BANYUMAS, iNews.id – Emak-emak di Banyumas menjadi korban percobaan penculikan dan perampasan disertai kekerasan oleh sejumlah orang memakai mobil, Kamis (8/10/2020) sore. Kejadian itu dialami Kasinem, warga Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang.

Peristiwa itu berawal saat Kasinem sedang menjemur kacang di depan rumahnya. Tiba-tiba, datang minibus berpenumpang tiga orang. Seorang di antaranya turun dan menanyakan alamat rumah.

Kasinem yang tidak tahu alamat yang dimaksud segera beranjak pergi, namun pria tersebut memaksanya masuk ke mobil. Di dalam mobil ternyata berisi tiga orang. Mereka membawa Kasinem pergi keluar desa.

“Di dalam mobil, saya diminta menyerahkan perhiasan kalung dan gelang emas yang dikenakannya,” kata kasinem.

Dia menngaku sempat berontak dan berteriak namun tidak ada orang yang mendengar. Para pelaku kemudian membawa korban hingga ke wilayah Kecamatan Wangon.

Di dalam mobil, pelaku menutup kepala Kasinem dengan tas kresek dan munyumpal mulutnya dengan tisue. Setelah merampas perhiasan, Kasinem lalu dibuang di depan kantor Pertanian Desa Banteran, Kecamatan Wangon.

“Saya baru ditolong tukang becak sekitar jam 3 sore, terus saya lapor ke polisi,” katanya.

Petugas yang mendapat informasi langsung ke lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti tisu yang dibuang pelaku.

Dari kejadian tersebut, Kasinem mengalami luka ringan bekas cakaran dan shock. Kasinem juga kehilangan perhiasan berupa gelang seberat 14 gram dan kalung 6 gram setelah dirampas pelaku.

Editor : Kastolani Marzuki