Fenomena Langit Berpendar Warna Hijau di Perbukitan Menoreh, Ini Penyebabnya

Antara ยท Senin, 04 Oktober 2021 - 14:07:00 WIB
Fenomena Langit Berpendar Warna Hijau di Perbukitan Menoreh, Ini Penyebabnya
Suasana objek wisata di kawasan Bukit Menoreh (foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Fenomena langit glowing (berpendar) warna kehijauan muncil di langit di perbukitan Menoreh, Jawa Tengah, sempat menghebohkan. Peneliti klimatologi dari Pusat Riset Sains dan Teknologi Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin mengungkap penyebabnya.

Menurut Erma, pendar warna kehijauan di langit Menoreh muncul karena adanya gelombang gravitasi atmosfer.

"Langit glowing (berpendar) dicirikan oleh warna kehijauan pada langit di malam hari yang terjadi karena keberadaan gelombang gravitasi atmosfer," kata Erma sebagaimana dikutip dalam siaran pers LAPAN yang diterima, Senin (4/10/2021).

Dia mengatakan, gelombang gravitasi atmosfer adalah gelombang gravitasi yang terdapat di atmosfer dengan skala planet yang dapat terbentuk karena suatu gangguan di atmosfer pada suatu lokasi tertentu sehingga mengganggu lapisan-lapisan di atmosfer, mulai dari permukaan hingga lapisan yang paling tinggi di atmosfer seperti mesosfer.

Menurutnya, gangguan di atmosfer permukaan atau lapisan troposfer yang dapat membangkitkan gelombang gravitasi atmosfer adalah aktivitas konvektif yang menghasilkan awan konveksi yang tinggi.

Selain itu, Erma mengemukakan kemungkinan kaitan kemunculan pendar berwarna hijau di langit Menoreh dengan aktivitas badai skala meso yang mengganggu lapisan-lapisan di atmosfer sehingga membentuk gelombang gravitasi atmosfer (GGA).

Hasil pengamatan terhadap data dari Satellite-Based Disaster Early Warning System (SADEWA) BRIN menunjukkan bahwa badai skala meso yang kuat dan meluas terbentuk di atas lautan sekitar 200 kilometer dari lokasi, yakni di Selat Karimata, sebelah barat Kalimantan.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: